Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Soroti soal Holding Ultra Mikro, Ibas Ingatkan Menteri untuk Pecahkan Masalah Tanpa Masalah

Ibas mengatakan, apa yang dialami UKM saat ini haruslah bisa diselesaikan secepat mungkin.

Soroti soal Holding Ultra Mikro, Ibas Ingatkan Menteri untuk Pecahkan Masalah Tanpa Masalah
ist
Edhie Baskoro Yudhoyono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Malvyandie

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas baru saja mengungkapkan opininya dalam Rapat Komisi VI dengan Menteri BUMN, Permodalan Nasional Madani, Pegadaian, dan Bank BRI, Kamis (18/3/2021).

Dalam rapat tersebut, Ibas mengemukakan pendapatnya berdasarkan data-data yang telah dihimpun.
Salah satunya adalah data yang dilaporkan oleh Yusof Ishak Institute yang bertajuk “Covid-19 Impact on Micro, Small & Medium Enterprises and Tourism in Indonesia”.

Baca juga: Dipimpin Ibas, Fraksi Partai Demokrat DPR RI Bacakan Ikrar Setia kepada AHY

Dari hasil laporan tersebut, Ibas memaparkan bahwa pandemi mempengaruhi kondisi keuangan UKM di Indonesia.

“Tercatat 52,4 persen di antara mereka (UKM) mengaku tak lagi memiliki uang tunai dan tabungan karena bisnisnya terdampak pandemi. Lanjut dari itu, 32,8 persen UKM RI mengatakan bahwa uang tunai atau dana usahanya akan habis dalam sebulan, sementara itu hanya 8,6 persen yang mengatakan masih memiliki tabungan cukup untuk mempertahankan bisnisnya”, papar Ibas.

Baca juga: Kumpulkan Anggota Dewan Fraksi Demokrat, Ibas: Ayo Selamatkan Demokrasi!

Ibas juga menambahkan, apa yang dialami UKM saat ini haruslah bisa diselesaikan secepat mungkin.

“Tujuan kita ini adalah memecahkan masalah tanpa masalah. Kita ingin memajukan Indonesia dengan inklusivitas ekonomi yang berkelanjutan, meningkatkan ekonomi nasional, dan membuka lapangan pekerjaan. Dengan kata lain, kita ingin UKM naik kelas tapi tetap eksis, bukan justru UKM tidak ada yang beli dan kemudian gulung tikar alias bangkrut,” tegasnya.

Menurut Ibas, salah satu langkah penting dalam pemulihan perekonomian, terutama untuk pelaku usaha ultra mikro, adalah perluasan akses finansial. Terutama dalam kondisi saat ini, di mana ekonomi belum membaik, banyak usaha--baik skala besar dan kecil--mengalami kesulitan.

Terkait holdingisasi, Ibas menyebutkan bahwa ada pihak yang menyatakan bahwa holdingisasi ketiga BUMN yang memberikan akses finansial berbeda ini justru berisiko mempersempit akses finansial kepada masyarakat.

Baca juga: BLT UMKM Segera Dibuka Kembali! Simak Syarat dan Cara Dapatkan Bantuan, Siapkan NIK

“Perihal holdingisasi, apa langkah penjagaan (safeguard) yang akan diambil demi menjalin holdingisasi yang tidak mempersempit akses keuangan kepada masyarakat di tengah krisis? Bagaimana cara memastikannya?” tanya Ibas.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Malvyandie Haryadi
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas