Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2024

CSIS: Airlangga Miliki Dua Keunggulan untuk Jadi Capres di 2024

Arya berujar Airlangga punya pekerjaan rumah untuk meningkatkan popularitasnya dalam skala nasional.

CSIS: Airlangga Miliki Dua Keunggulan untuk Jadi Capres di 2024
Tribunnews/JEPRIMA
Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartanto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Arya Fernandes menilai Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto punya dua keunggulan dibanding calon presiden lain pada Pemilu 2024.

Arya menerangkan keunggulan Airlangga sebagai Capres yakni memiliki modal koneksi politik yang baik di level elite maupun juga jejaring yang bagus di level elite politik dan ekonomi.

Menurutnya, rekam jejak Airlangga yang baik karena pernah menjadi anggota dewan, sedangkan di bidang ekonomi pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Emiten Indonesia.

Baca juga: Golkar dan PPP Sepakat Bentuk Tim Susun RPJP 2025-2045

"Jadi saya kira dia punya koneksi yang bagus dan yang kedua punya sokongan partai. Dua hal itu di sejumlah calon belum dimiliki," ujar Arya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (1/4/2021).

Arya berujar Airlangga punya pekerjaan rumah untuk meningkatkan popularitasnya dalam skala nasional.

"Beliau punya tantangan dalam hal meningkatkan popularitas. Tapi calon calon lain punya tantangan juga, misal yang populer tidak punya koneksi di level high politic terbatas. Tidak bisa mengakses tokoh-tokoh penting di partai atau tidak punya sokongan partai," tuturnya.

Baca juga: Menko Airlangga: Indonesia di Garis Terdepan Terapkan Paris Agreement

Airlangga dalam beberapa pekan terakhir melakukan safari politik dengan bertemu para ketua umum partai.

Di antaranya Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa.

"Saya kira Pak Airlangga membuka komunikasi ke banyak partai, membuka kemungkinan partai mana yang bisa berkoalisi," imbuh Arya.

Menurut Arya, kecil kemungkinan Airlangga dicalonkan menjadi calon presiden jika berkoalisi dengan Partai Gerindra yang kemungkinan besar akan menyalonkan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Baca juga: Membaca Peluang Airlangga Usung Koalisi Nasionalis Religius Capres 2024

Pasalnya, Arya melihat terdapat empat poros yang akan berkontestasi di Pilpres 2024, yakni Poros PDI Perjuangan, Poros Partai Golkar, Poros Partai Gerindra, dan Poros Partai NasDem.

"Jadi ada empat poros yang aktif melakukan komunikasi. Masih sangat panjang, fluktuatif, bisa saja porosnya berubah. Saya sepakat calon lebih dari dua, sehingga kandidat termotivasi untuk berkompetisi. Sehingga akan adu program yang bagus, ujungnya kepentingan publik," imbuh Arya.

"Jadi para calon jangan malu-malu lagi. Harus ngomong dari sekarang saya mau jadi Capres. Terbuka saja, justru itu bagus. Kalau malu-malu nanti tidak dapat partai," pungkasnya.
 

Ikuti kami di
Penulis: Reza Deni
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas