Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pilpres 2024

Simulasi Kandidat Capres: Prabowo-Puan Vs JK-Anies Baswedan, Siapa yang Unggul?

Didukung oleh Partai Gerindra serta koalisi dengan PDIP, Prabowo berpeluang kuat memenangkan pemilihan presiden pada 2024 mendatang.

Simulasi Kandidat Capres: Prabowo-Puan Vs JK-Anies Baswedan, Siapa yang Unggul?
Tribunnews.com
Prabowo dan Puan Maharani. 

Nama-nama yang meraih suara di bawah dua persen, kata Burhanuddin, di antaranya Erick Tohir, Tito Karnavian, Puan Maharani, Gatot Nurmantyo, Khofifah Indar Parawansa, KH Ma'ruf Amin, Budi Gunawan, Bambang Soesatyo, Airlangga Hartarto, Mahfud MD, Muhaimin Iskandar.

Hal tersebut disampaikannya dalam rilis survei bertajuk Suara Anak Muda Terhadap Isu-Isu Sosial Politik Bangsa secara virtual pada Minggu (21/3/2021).

"Tetapi di antara 17 nama, yang paling tinggi secara absolut itu Anies Baswedan di angka 15, 2 persen. Ganjar 13,7 persen. Bedanya tidak signifikan. Ridwan Kamil 10,2 persen. Sandiaga Uno 9,8 persen. Pak Prabowo 9,5 persen, AHY 4,1 persen. Yang lain di bawah dua persen," kata Burhanuddin.

Secara umum, temuan survei tersebut juga menyatakan pemilih Presiden Joko Widodo menyebar. 

Sementara, lanjut dia, Anies paling banyak mendapat dukungan di antara mereka yang mencoblos Pak Prabowo-Sandi di 2019 kemarin. 

Selain itu, kata dia, berdasarkan temuan survei tersebut juga masing-masing nama memiliki kekuatan suaranya di segmen-segmen demografi tertentu.

"Misalnya di sini 22 persen etnik Jawa itu memilih Pak Ganjar Pranowo. Ada juga 10,3 persen Jawa yang memilih Sandiaga Uno. Anies cukup lumayan dapat 12,2, persen dari kalangan anak muda Jawa," kata ia.

Sementara di etnik Sunda, kata dia, Anies mendapat 15,5 persen dan Prabowo mendapat 10,3 persen. 

"Tapi yang paling banyak mendapat dukungan dari anak muda etnik Sunda Ridwan Kamil 28,6 persen," kata Burhanuddin.

Menengok hasil survei tersebut, Partai Gerindra tak mempermasalahkannya. Gerindra justru berharap sang ketua umum kembali maju di Pilpres 2024.

"Jadi saya kira nggak ada problem. Gerindra berharap Pak Prabowo bersedia untuk kita majukan kembali di pemilihan presiden," ujar Sekjen Gerindra Muzani, kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/3/2021).

Muzani berpandangan bahwa hasil survei akan berbeda jika responden tak terbatas pada anak muda saja. 

Dia lantas merujuk hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan Prabowo di posisi teratas bursa capres 2024. Menurutnya responden yang dilibatkan adalah masyarakat umum. 

"Jadi hasilnya tentu berbeda dan survei sebelumnya yang kami baca dari LSI berbeda kan nomor satu. Jadi, karena LSI survei lebih jamak umum pokoknya mereka sudah pemilih 17 tahun, WNI, dan seterusnya," ujarnya.

"Kami juga punya beberapa data-data lain, saya kira itu tidak menggoyahkan. Memang kami belum mengambil keputusan karena Pak Prabowo nggak mau keputusan diambil secara terburu buru," imbuh.

Meski tak terburu-buru mengambil keputusan, Muzani menegaskan dari internal Gerindra sudah bulat untuk mendukung maju Prabowo sebagai capres di Pilpres 2024 mendatang. 

Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas