Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilgub DKI Jakarta

Demokrat Respons Isu Moeldoko Diusung Pada Pilgub DKI Jakarta 2024

Hal itu disampaikannya merespons isu yang menyebut Moeldoko bakal diusung Demokrat pada pemilihan gubernur DKI Jakarta 2024.

Demokrat Respons Isu Moeldoko Diusung Pada Pilgub DKI Jakarta 2024
Tribunneews.com/ tangkap layar/ Chaerul Umam
Moeldoko. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengatakan, pihaknya belum membahas sosok kader yang akan diusung dalam pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Hal itu disampaikannya merespons isu yang menyebut Moeldoko bakal diusung Demokrat pada pemilihan gubernur (pilgub) DKI Jakarta 2024.

"Sampai saat ini belum ada pembahasan di Bappilu atau pun arahan dari Bang Andi Arief selaku Kepala Bappilu untuk mempersiapkan pembahasan terkait Pak Moeldoko untuk Pilgub DKI," kata Kamhar kepada wartawan, Jumat (2/4/2021).

Baca juga: Demokrat Beri Kesempatan Moeldoko Jadi Anggota Partai, Akan Dibantu Maju di Pilgub DKI Jakarta

Kamhar mengatakan, kewenangan Pilgub ada di Majelis Tinggi Partai yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Namun dari sisi dukungan politik terhadap Moeldoko, tentu akan mempertimbangkan rekam jejak politik dan berbagai variabel lainnya.

"Pak Moeldoko juga harus siap berkompetisi dengan kader Partai Demokrat lainnya yang juga punya potensi sebagai kontestan Pilgub DKI mendatang untuk memperebutkan tiket dukungan partai," ujarnya.

Baca juga: Pengesahan KLB Partai Demokrat Kubu Moeldoko Ditolak Kemenkumham, Anissa Pohan Sujud Syukur

Selain itu, Kamhar yakin jika SBY dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan memaafkan Moeldoko asalkan Moeldoko mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

"Dari sisi hubungan kemanusiaan Pak SBY dan Mas Ketum AHY pasti bisa membuka pintu maaf jika Pak Moeldoko meminta maaf dan bersungguh-sungguh menyesali perbuatannya. Ini sekaligus menujukan sisi kedewasaan dan kemanusiaan Mas Ketum," pungkas Kamhar.

Berita terkait

Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas