Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Satgas Covid-19 Ingatkan ASN Patuhi Surat Edaran Menpan-RB

Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam Konferensi pers virtual,  Kamis (1/4/2021).

Satgas Covid-19 Ingatkan ASN Patuhi Surat Edaran Menpan-RB
Laman resmi Covid19.co.id
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan pers di Gedung BNPB, Kamis (28/1/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden. 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19  mengingatkan para pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mematuhi Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) No. 7 Tahun 2021, terkait pembatasan kegiatan bepergian keluar daerah dalam masa libur paskah.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dalam Konferensi pers virtual,  Kamis (1/4/2021).

"Harap diingat, bahwa mobilisasi keluar daerah hanya diijinkan untuk dilakukan dalam rangka menjalankan dinas atau penugasan," kata Wiku.

Wiku mengatakan para ASN harus mendapatkan izin tertulis dari pejabat kepegawaian di lingkungan instasinya apabila ada keperluan mendesak dan mengharuskan  pergi keluar daerah di masa liburan.

Baca juga: Keluarkan Surat Edaran, Pemerintah Larang ASN Bepergian Saat Libur Peringatan Wafat Isa Al Masih

Sementara itu, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona pada saat libur Paskah, Wiku meminta pemerintah daerah  untuk mengoptimalisasi peran pos komando (posko),  terutama dalam penegakan protokol kesehatan 

"Bagi masyarakat  dihimbau menghindari melakukan perjalanan dan mobilitas jika tidak mendesak, sehingga dapat terlindung dari potensi penularan Covid-19," katanya.

Wiku meminta para petugas di lapangan untuk tegas menegakkan protokol kesehatan pada masa libur panjang ini.

Terutama di tempat-tempat wisata yang ramai dikunjungi masyarakat.

"Yang sangat diharapkan jangan sampai ada lonjakan kasus lagi di daerah-daerah akibat adanya libur panjang. Mengingat hal tersebut akan menjadi preseden buruk kedepannya, dan berpotensi membawa dampak negatif berkepanjangan. Jangan sampai ada kelalaian," pungkas Wiku. 

Ikuti kami di
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas