Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kelompok Bersenjata di Papua

Polri Pastikan Wilayah Beoga Telah Berhasil Dikuasai Usai Pukul Mundur KKB Papua

Aparat TNI dan Polri perlahan mulai menguasai wilayah yang sebelumnya sempat dikuasai Kelompok Kriminal Bersenjata di wilayah Beoga, Puncak, Papua.

Polri Pastikan Wilayah Beoga Telah Berhasil Dikuasai Usai Pukul Mundur KKB Papua
istimewa
Ilustrasi Satgas Nemangkawi mengatakan TNI-Polri. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aparat TNI dan Polri perlahan mulai menguasai wilayah yang sebelumnya sempat dikuasai Kelompok Kriminal Bersenjata di wilayah Beoga, Puncak, Papua.

Ratusan personel TNI-Polri telah memasuki wilayah Beoga untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat Beoga.

Operasi tersebut dipimpin langsung Kaops Nemangkawi Polri Brigjen Pol Rocyke Harry Langie.

Menurut Rockye, serangkaian kejadian di distrik Beoga Puncak Papua mulai dari pembakaran, penembakan masyarakat sipil tak bersalah dan pembakaran helikopter harus segera diantisipasi.

Baca juga: Tukang Ojek Tewas Ditembak KKB di Papua, Sang Istri Ungkap Cerita Pilu Sebelum Peristiwa

"Puji Syukur situasi kamtibmas masyarakat Boega berangsur kondusif, beberapa titik di wilayah Beoga TNI Polri telah kuasai," kata Roycke dalam keterangannya, Jumat (16/4/2021).

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes Iqbal Alqudusy menyatakan penguasaan wilayah itu setelah adanya pergeseran pasukan operasi Nemangkawi TNI-Polri selama 3 hari terakhir.

Baca juga: TNI-Polri Masih Kejar KKB Papua Yang Diduga Membakar Helikopter di Bandara Aminggaru

"Kami berharap masyarakat untuk tetap tenang, kami operasi Nemangkawi TNI-Polri akan terus menjaga dan melindungi masyarakat di wilayah Boega dan sekitarnya," jelas dia.

Lebih lanjut, Iqbal memastikan TNI-Polri akan menjaga situasi wilayah Beoga, Puncak, Papua, tetap kondusif.

Kelompok Kriminal Bersenjata Papua yang mengganggu keamanan di tempat itu juga akan diburu.

"Percayakan kepada kami, kami berusaha untuk ciptakan situasi kondusif. Selain pengejaran kelompok KKB yang melakukan tindakan kriminal Pembakaran fasilitas sekolah, penembakan 2 guru, dan 1 tukang ojek. Cepat atau lambat Kelompok Kriminal ini pasti tertangkap," kata Iqbal.

Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas