Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

AHY Ungkap Tiga Poin Pembicaraanya Dalam Pertemuan Dengan PKS

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap tiga substansi utama yang dibahas Partai Demokrat dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

AHY Ungkap Tiga Poin Pembicaraanya Dalam Pertemuan Dengan PKS
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (22/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap tiga substansi utama yang dibahas Partai Demokrat dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Diketahui, Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan jajarannya menyambangi Kantor DPP Partai Demokrat, Kamis (22/4/2021).

AHY mengatakan substansi pertama yang dibahas berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Baca juga: Bertemu Demokrat, PKS Serukan Tolak Terorisme dan Penodaan Agama

"Ada tiga substansi utama yang tadi kami diskusikan. Pertama, terkait penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini. Yang kita tahu walaupun semakin banyak yang telah divaksin angkanya sudah lebih dari 12 juta tetapi jika dihitung dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia tentunya masih harus kita bekerja keras, sehingga kita berharap vaksinasi bisa dilakukan semakin efektif dan tentunya lebih membangun kesiapan masyarakat kita dalam menghadapi Covid-19," ujar AHY, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (22/4/2021).

Substansi kedua, disebutkan AHY adalah perihal sikap terhadap tekanan atau resesi ekonomi yang menjadi dampak utama dari pandemi Covid-19.

Baca juga: Besok, PKS Akan Silaturahmi Kebangsaan ke Partai Demokrat 

Dia menilai hal ini harus disikapi secara bersama-sama termasuk dampak langsung terhadap ekonomi rakyat.
Sebab banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan, penghasilan dan akhirnya menambah jumlah kemiskinan dan ketimpangan di negeri ini.

"Kita sepakat bahwa dua isu utama hari ini tersebut harus menjadi perhatian utama dari PKS maupun Partai Demokrat. Dengan demikian kami juga sepakat bahwa dalam segala diskusi berikutnya kita bisa mengembangkan solusi-solusi terbaik," ungkapnya.

"Kendati kedua partai ini tidak berada dalam pemerintahan nasional, tapi kami juga memiliki suara di parlemen. Kami juga memiliki cukup banyak kepala daerah di berbagai wilayah yang bisa kami titipkan pesan-pesan dan juga bahkan instruksi yang baik untuk bisa dijalankan oleh seluruh kader di daerah," imbuhnya.

Sementara substansi ketiga adalah terkait masa depan demokrasi di Indonesia yang disebut AHY penuh dengan tantangan sesuai potret dari sejumlah lembaga internasional.

Baca juga: Tim Hukum Demokrat Minta Polisi Usut Dalang Pencatutan Nama Ketua DPC dalam Gugatan AD/ART

AHY memaparkan ada yang mengatakan Indonesia saat ini berada di titik yang tidak baik.

Bahkan 14 tahun terakhir ini demokrasi di Indonesia dianggap angka yang paling bawah dan karenanya ini semua menjadi tantangan buat bangsa.

"Mudah-mudahan suasana pandemi Covid-19 ini tidak kemudian serta-merta menutup ruang demokrasi yang sehat dan kita berharap justru demokrasi bisa kita tegakan karena ini juga menjadi pilar utama bagi keberlangsungan dan masa depan bangsa kita," kata AHY.

Lebih lanjut, AHY mengatakan pertemuan mereka berlangsung cair dan penuh dengan rasa kekeluargaan. Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu mengatakan pihaknya senang bisa menerima kehadiran PKS.

"Kami senang sekali mudah-mudahan silaturahmi kebangsaan semacam ini bukan yang terakhir, tetapi juga bisa dilakukan dalam format-format yang berbeda lebih santai. Kita tadi juga sambil berbuka puasa, awalnya salat bersama tadi dan mudah-mudahan pertemuan ini bermanfaat untuk kita semuanya. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Presiden PKS dan kawan-kawan semua yang telah hadir di DPP Partai Demokrat," ujarnya.

Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas