Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hari Kartini

Menko PMK: Perempuan Harus Mampu Manfaatkan e-Commerce 

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan perempuan harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan e-commerce di era digital. 

Menko PMK: Perempuan Harus Mampu Manfaatkan e-Commerce 
Tribunnews.com/Rina Ayu
Tangkapan layar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pada konferensi pers yang digelar Senin (7/12/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan perempuan harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan e-commerce di era digital. 

Menurut Muhadjir, melalui e-commerce perempuan dapat mengembangkan diri dan lebih berdaya.

"Perempuan sebagai pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) harus mampu memanfaatkan teknologi terutama e-commerce. Dengan memanfaatkan e-commerce, mereka dapat mengasah skill digital entrepreneur sehingga dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usahanya," ujar Muhadjir melalui keterangan tertulis, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Pemanfaatan Lahan Gambut, Kontribusi Perempuan Terus Didorong

Menurutnya, peran perempuan sebagai pelaku e-commerce merupakan tantangan agar dapat berkreasi dan berinovasi untuk memunculkan jenis-jenis pekerjaan baru.

Sehingga nantinya dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi yang membutuhkan.

Kendati demikian, Muhadjir berharap perempuan Indonesia tidak puas hanya menjadi pelaku UMKM saja.

Baca juga: Politikus PKS Minta Pemerintah Perhatikan Pendidikan Bagi Perempuan

Lebih dari itu memiliki motivasi menjadi wirausaha atau pengusaha yang lebih tangguh sehingga dapat berperan di kancah yang lebih luas di bidang ekonomi digital.

"Banyak kajian menunjukkan bahwa perempuan telah menjadi solusi untuk berbagai masalah yang dihadapi oleh negara, baik Indonesia, maupun di negara-negara di berbagai belahan dunia. Pembangunan ekonomi yang melibatkan perempuan dapat tumbuh lebih cepat dan lebih produktif," ungkap Muhadjir. 

Berdasarkan data Bank Indonesia, pada tahun 2018 lebih dari 60 persen UMKM Indonesia dikelola oleh perempuan dan 9,1 persen Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia berasal dari kontribusi UMKM perempuan.

Baca juga: Ingatkan Perjuangan Kartini, Kiky Saputri Minta Perempuan Muda Tidak Takut Bermimpi

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu menyatakan bahwa prestasi perempuan itu perlu dihargai dan perlu ditingkatkan. 

Di antaranya, dengan memberikan akses secara berkelanjutan serta edukasi dan sosialisasi literasi digital kepada perempuan.

"Selain itu, kemudahan perempuan untuk mendapatkan modal berusaha juga akan membuat perempuan semangat untuk berusaha di bidang digital. Saya yakin perempuan bukan hanya mampu mengurus keluarga, tetapi juga bisa berkontribusi bagi perekonomian," pungkas Muhadjir. 

Seperti diketahui, pertumbuhan nilai penjualan bisnis online di Indonesia setiap tahun diperkirakan meningkat 40 persen. 

Seiring jumlah pengguna internet yang kini mencapai 93,4 juta pengguna serta pengguna perangkat telepon pintar di Tanah Air yang berjumlah 71 juta pengguna.

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas