Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Ajak Masyarakat Berdoa, Memohon yang Terbaik Bagi 53 Awak KRI Nanggala 402

Presiden mengajak bangsa Indonesia untuk memanjatkan doa, memohon yang terbaik bagi 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Jokowi Ajak Masyarakat Berdoa, Memohon yang Terbaik Bagi 53 Awak KRI Nanggala 402
KOMPAS.com CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO
Kapal selam KRI Nanggala-402 berlayar mendekati dermaga Indah Kiat di Kota Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa upaya pencarian kapal selam KRI Nanggala 402, masih dan akan terus dilakukan.

Untuk diketahui setelah kurang lebih 3X24 jam dinyatakan hilang, kapal selam KRI Nanggala dinyatakan tenggelam atau subsunk.

"Segala upaya terbaik pencarian dan penyelamatan telah dan masih akan kita lakukan," kata Jokowi dalam pernyataannya yang disiarkan Youtube Sekretariat presiden, Minggu (25/4/2021).

Presiden mengajak bangsa Indonesia untuk memanjatkan doa, memohon yang terbaik bagi 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402.

Mereka kata Presiden merupakan patriot terbaik penjaga kedaulatan negara.

"Marilah semuanya kita memanjatkan doa dan harapan terbaik bagi 53 Patriot terbaik penjaga kedaulatan negara dan bagi segenap anggota keluarga agar diberikan kesabaran ketabahan dan kekuatan," kata Presiden.

Rekomendasi Untuk Anda

Presiden mengaku telah menerima laporan dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Yudo Margono tetang upaya pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402, pada hari Sabtu (24/4/2021).

Laporan tersebut yakni, KRI Nanggala dinyatakan tenggelam.

Baca juga: Erix Soekamti Unggah Video Para Awak KRI Nanggala-402, Nyanyi Bersama: Ku Tak Siap tanpa Dirimu

"TNI Angkatan Laut telah menaikkan status KRI Nanggala-402 dari hilang kontak atau Submiss menjadi tenggelam atau Subsunk," kata Jokowi.

Kepala Negara mengatakan bahwa musibah tenggelamnya kapal selam tersebut mengejutkan, tidak hanya bagi keluarga besar TNI melainkan juga bagi rakyat Indonesia.

"Musibah ini mengejutkan kita semua. tidak hanya keluarga 53 awak kapal, keluarga hiu Kencana maupun keluarga besar TNI Angkatan Laut, tapi juga seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas