TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penyelesaian Kekerasan di Papua Harus Melalui Jalan Dialog dan Rekonsiliasi

Menurut Yan, sebenarnya masyarakat Papua tidak menginginkan kekerasan ini terus berlanjut dan tidak berkesudahan

Penyelesaian Kekerasan di Papua Harus Melalui Jalan Dialog dan Rekonsiliasi
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Anggota Komisi I DPR RI fraksi Partai Gerindra, Yan Permenas Mandenas 

Menurut Yan, sebenarnya masyarakat Papua tidak menginginkan kekerasan ini terus berlanjut dan tidak berkesudahan.

Yang dikhawatirkan adalah, kekerasan ini akan berlanjut ke generasi selanjutnya. 

"Inilah pentingnya dialog.

Karena dialog yang baik dan mengakomodir semua pihak akan merubah pola pikir pelaku kekerasan.

Jika pola pikir sudah berubah, maka selanjutnya karakter dan perilaku akan mudah sekali dibentuk," ujarnya.

Baca juga: Sikat Habis Gerakan Separatis dan Teroris di Papua, Bamsoet: Saya Siap Bertanggung Jawab

"Yang menjadi persoalan adalah susahnya mendeteksi otak-otak KKB ini karena mereka ada di luar negeri.

Sekarang bagaimana caranya mereka yang ada di luar negeri itu dan KKB yang ada di Papua bisa kita kumpulkan dan dudukan untuk berdialog dengan pusat," imbuhnya.

Yan mengajak semua elemen baik itu pemerintah pusat, daerah, masyarakat Papua, serta pihak KKB untuk kembali memikirkan rakyat dan masa depan mereka. 

"Mari kita semua melakukan kesepakatan damai, menyudahi semua pertikaian yang hanya menguntungkan segelintir pihak dengan tujuan mengacak-acak persatuan Indonesia serta mengadu domba antar anak bangsa," katanya.

Penulis: chaerul umam
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas