Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Jokowi Ingatkan Pemerintah Daerah Agar Tidak Stok Vaksin Lebih dari 5 Persen

Menurut Presiden, Pemerintah pusat bertugas mendatangkan vaksin Covid-19.  Tugas pemerintah daerah melakukan vaksinasi.

Jokowi Ingatkan Pemerintah Daerah Agar Tidak Stok Vaksin Lebih dari 5 Persen
WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Suasana pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan oleh Allianz Indonesia bersama OJK dan Kementerian Kesehatan di kantor pusat Allianz Indonesia Jalan Jendral Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa, (27/04/2021). 90 lansia mendapat vaksin tahap petama. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Kepala Daerah untuk terus melakukan vaksinasi kepada warga di wilayahnya masing-masing. Jangan sampai kata Presiden program vaksinasi ada yang berhenti.

 "Saya titip terus vaksinasi massal, vaksinasi di daerah, jangan sampai ada yang berhenti," kata Jokowi pada acara pengarahan Kepala Daerah Se-Indonesia yang diunggah Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, (29/4/2021).

Menurut Presiden, Pemerintah pusat bertugas mendatangkan vaksin Covid-19.  Tugas pemerintah daerah melakukan vaksinasi.

Presiden meminta vaksin yang telah ada sekarang segera disuntikan langsung kepada masyarakat. Vaksin jangan terlalu banyak yang disimpan dengan tujuan menjaga kertersediaan.

Baca juga: Klaster Covid-19 Perkantoran dan Kemacetan Meningkat, Diduga Pemicunya Merasa Aman Sudah Divaksin

"Tugas pemerintah pusat, tugas saya adalah bagaimana menyiapkan vaksinnya,  tapi kalau ada vaksin jangan sampai ada yang distok."

"Stok itu cukup 5 persen, segera disuntikkan ke masyarakat, segera disuntikan kepada target target prioritas yang sudah beberapa kali saya sampaikan," katanya.

Baca juga: Malaysia Tak Pakai Lagi Vaksin AstraZeneca dalam Program Vaksinasi Nasional

Hingga 27 April lalu kata Presiden vaksin Covid-19 yang telah disuntikan kepada masyarakat baru mencapai 19 juta dosis. Jumlah tersebut harus terus dikejar agar herd imunnity atau kekebalan kelompok dapat segera tercapai.

"Karena sampai 27 April yang kita suntikan baru kurang lebih 19 juta dosis, dan harus kita kejar terus agar target kita di bulan Juli nanti bisa mencapai kurang lebih 70 juta orang," pungkasnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas