Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Santuni Anak-anak Difabel Duafa, Zulhas: Saling Bantu di Masa Pandemi

Hal ini dilakukan Ketua Umum PAN itu di sela-sela rangkaian safari Ramadan yang ia lakukan di Jawa Timur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Santuni Anak-anak Difabel Duafa, Zulhas: Saling Bantu di Masa Pandemi
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyantuni puluhan anak duafa dengan down syndrome di Surabaya, Jawa Timur. / istimewa 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyantuni puluhan anak duafa dengan down syndrome di Surabaya, Jawa Timur.

Hal ini dilakukan Ketua Umum PAN itu di sela-sela rangkaian safari Ramadan yang ia lakukan di Jawa Timur.

Acara yang terselenggara berkat kerjasama dengan komunitas Peace and Love Jawa Timur tersebut menghadirkan puluhan anak difable binaan mereka untuk disantuni.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Komunitas Peace and Love Asrilia Kurniati menyampaikan rasa syukur dan bangganya bisa berkolaborasi dengan Zulhas,

"Saya sangat terharu dan bangga Bang Zul memiliki kepedulian yang sangat tinggi kepada anak-anak dengan down syndrome. Mereka juga anak-anak Indonesia yang perlu diperhatikan. Apalagi tengah situasai pandemi seperti ini," kata Zulhas melalui keterangannya, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Safari Ramadan, Ketum PAN Zulkifli Hasan Perkuat Silaturahmi dengan Muhammadiyah

Dalam acara yang digelar di Hotel Mercure, Surabaya, tersebut, Zulhas menyampaikan bahwa tugas semua pihak untuk saling membantu di situasi-situasi sulit akibat pandemi seperti sekarang ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Anak-anak dengan down syndrome jarang terperhatikan, padahal mereka juga anak-anak Indonesia.

"Setiap kita pasti punya kekurangan. Anak-anak dengan down syndrome ini mungkin punya kekurangan, tapi saya yakin banyak kelebihannya. Sebaliknya, kita mungkin punya kelebihan, tapi pasti banyak kekurangannya. Makanya anak-anak ini disebut difabel, different ability, memiliki kemampuan yang berbeda saja," ucapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas