Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Suharso Manoarfa: Indonesia Perlu Kerja Keras dan Kerja Cerdas Guna Mencapai Visi 2045

Yakni, menjadi negara berpendapatan tinggi sehingga masuk sebagai lima besar kekuatan ekonomi dunia.

Suharso Manoarfa: Indonesia Perlu Kerja Keras dan Kerja Cerdas Guna Mencapai Visi 2045
istimewa
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan, Indonesia harus kerja keras dan kerja cerdas dalam mencapai Visi tahun 2045.

Yakni, menjadi negara berpendapatan tinggi sehingga masuk sebagai lima besar kekuatan ekonomi dunia.

Suharso mengatakan, hal tersebut harus terus dilakukan mengingat pandemi Covid-19 menyebabkan status Indonesia yang tadinya telah mencapai upper middle income country pada 2019 kembali turun menjadi lower middle income country.

Hal itu disampaikan Suharso saat pembukaan Musrenbangnas 2021 melalui siaran kanal YouTube BappenasRI, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Pelajaran Kasus Covid-19 India, Fasyankes Memadai Tak Sanggup Jika Upaya Pencegahan Tidak Dilakukan

"Kontraksi ekonomi yang dialami Indonesia pada tahun 2020 beri resiko bagi ekonomi Indonesia untuk kembali masuk ke dalam kategori lower middle income karena itu kita perlu bekerja keras, kerja cerdas dan segera melakukan penyesuaian dalam rencana pembangunan kita," kata Suharso.

Tak hanya itu, Suharso menuturkan sebelum ada pandemi juga telah disusun Visi 2045 yang tercantum dalam RPJMN 2020-2024 dengan asumsi Indonesia mampu keluar dari status middle income country pada 2036.

Baca juga: Pendidikan di Tengah Masa Pandemi Covid-19, Wakil Ketua MPR Ingatkan Bahaya Learning Lost

Tentunya, target tersebut akan tercapai dengan pertumbuhan ekonomi mencapai rata-rata 5,7 persen per tahun dan pertumbuhan PDRB perkapita sekitar 5 persen.

Namun, terjangan pandemi Covid-19 pada tahun 2020 berimplikasi pada kesehatan dan secara luas mengganggu kinerja pembangunan baik di daerah maupun di tingkat nasional.

Baca juga: Sebaran Covid-19 di India Menggila, Perdana Menteri Modi Dikecam Longgarkan Pembatasan Kegiatan

Suharso mengatakan pemerintah juga harus segera melakukan penyesuaian dalam rencana pembangunan termasuk mendesain ulang strategi transformasi ekonomi Indonesia.

Lebih lanjut, Suharso menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan enam strategi dalam re-desain transformasi ekonomi Indonesia pasca Covid-19. Tentunya, dengan menggunakan tujuan pembangunan berkelanjutan sebagai instrumen utama.

“Keenam strategi ini merupakan game changer untuk menuju Indonesia maju sebelum tahun 2045,” jelasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas