Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sate Beracun

Berkaca Pengalaman Sate Sianida, Pimpinan Komisi VIII Imbau Masyarakat Tak Sembarang Terima Takjil

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily meminta masyarakat agar tidak asal menerima takjil pemberian orang yang tak dikenal.

Berkaca Pengalaman Sate Sianida, Pimpinan Komisi VIII Imbau Masyarakat Tak Sembarang Terima Takjil
KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Tersangka Pengiriman Sate NA di Mapolres Bantul Senin (3/5/2021) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily meminta masyarakat agar tidak asal menerima takjil pemberian orang yang tak dikenal.

Imbauan Ace merujuk pada kasus yang terjadi di Bantul, dimana perempuan bernama berinisial NAN mengirim takjil berupa sate berisi sianida untuk mantan kekasihnya.

Hanya saja, sate itu tidak mau diterima pihak mantan kekasihnya dan diberikan kepada pengemudi ojol yang mengantar. Akibatnya anak pengemudi ojol tewas.

Baca juga: Fakta Baru NA Si Pengirim Sate Beracun, Ditangkap di Hari Ulang Tahun Hingga Dikabarkan Nikah Siri

"Kita tidak asal menerima pemberian takjil dengan sembarangan. Pastikan dulu apakah kita kenal pihak memberikan makanan takjil," ujar Ace, kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).

Ace juga meminta agar masyarakat benar-benar mengetahui kandungan makanan yang berasal dari pemberian orang.

Apalagi di bulan Ramadhan ini, kata Ace, banyak orang yang ingin beramal dan berbagi sedekah. Baik berupa makanan, minuman atau takjil.

Baca juga: Kesaksian Ketua RT Soal Wanita Pengirim Paket Sate Beracun, Sebut NA Telah Menikah Siri dengan Tomy

"Bahkan jika diperlukan kita harus tahu kandungan makanan yang diberikan itu. Tentu bukan berarti kita selalu curiga terhadap orang yang ingin membagikan makanan," ungkapnya.

"Namun sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu siapa yang membagikannya. Di bulan Ramadhan ini memang banyak orang yang ingin beramal dan berbagi. Hal ini sangat baik," imbuh Ace.

Baca juga: Sosok NA Pengirim Sate Beracun Sianida di Bantul, Dikenal Pendiam dan Jarang Cerita Soal Asmara

Di sisi lain, Ketua DPP Partai Golkar ini menyayangkan sianida yang sangat mudah oleh masyarakat, meski memiliki kandungan yang mematikan.

Dia pun meminta ada pengaturan yang ketat terkait peredaran sianida di masyarakat.

"Harus ada pengaturan yang ketat terhadap peredaran bahan kimia yang membahayakan seperti sianida agar tidak dapat mudah diakses masyarakat," tandasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
load->view('side/tjb_classified_ads'); ?>
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas