Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mudik Lebaran 2021

Kabaharkam: 159 Travel Ilegal yang Bakal Angkut Penumpang Mudik Ditahan

Komjen Arief Sulistyanto menyampaikan pihaknya telah menindak 159 unit travel ilegal yang akan beroperasi selama masa larangan mudik lebaran 2021 berl

Kabaharkam: 159 Travel Ilegal yang Bakal Angkut Penumpang Mudik Ditahan
WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Mobil-mobil trevel gelap yang membawa pemudik telah diamanakan di Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (29/4/2021). Selama dua hari sejak Selasa (27/4/2021) dan Rabu (28/4/2021), Ditlantas Polda Metro Jaya menindak dan mengamankan sebanyak 115 mobil atau kendaraan travel gelap yang membawa calon pemudik dari sejumlah titik dan wilayah di Jakarta. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto menyampaikan pihaknya telah menindak 159 unit travel ilegal yang akan beroperasi selama masa larangan mudik lebaran 2021 berlangsung.

Menurutnya, kendaraan travel tersebut telah ditahan sementara oleh pihak kepolisian.

"Sampai saat ini, sudah ada 159 unit travel yang tidak mempunyai izin operasi dilakukan penahanan oleh Korlantas Polri di seluruh jajaran," kata Arief Sulistyanto dalam diskusi daring pada Rabu (4/5/2021).

Lebih lanjut, ia mengharapkan tidak ada lagi travel gelap yang ditindak aparat kepolisian.

Jika masih nekat beroperasi, kendaraan travel gelap nantinya akan ditahan oleh kepolisian.

Penahanan itu, kata dia, dapat memberikan efek jera bagi pelaku bisnis ilegal untuk tidak beroperasi dan mencoba meloloskan pemudik ke kampung halamannya.

Baca juga: Kakorlantas: Ada Aturan Larangan Mudik, Pemudik Berkurang Drastis

"Yang ingin kami pesankan kepada masyarakat adalah kesadaran untuk tidak mudik, karena untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri sendiri," jelasnya.

Atas dasar itu, Arief mengingatkan masyarakat yang memakai jasa travel gelap akan dirugikan.

Pasalnya, tidak ada jaminan moda transportasi itu dapat mengantar pemudik ke tempat tujuan. 

"Sehingga yang lebih baik untuk dilakukan adalah berdiam diri saja di rumah. Jangan menggunakan sarana transportasi travel yang tidak resmi," pungkasnya.
 

Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas