Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penembakan di Papua

Keluarga Kepala BIN Papua Terima Santunan dan Beasiswa Pendidikan Anak Setengah Miliar Rupiah Lebih

Santunan RSKK ini diterima langsung oleh ahli waris Ny. Maria Carolina istri almarhum Mayjen TNI (Anumerta) I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, di kedia

Keluarga Kepala BIN Papua Terima Santunan dan Beasiswa Pendidikan Anak Setengah Miliar Rupiah Lebih
Ist
Direktur Utama Asabri Wahyu Suparyono (kanan) bersama Komisaris Utama Asabri Fary Djemi Francis dalam penyerahan asuransi Jaminan Kecelakaan Kerja dan Tabungan Hari Tua sebesar Rp. 572 Juta kepada Maria Carolina (tengah) istri Mayjen. TNI Anumerta I Gusti Putu Danny di Cijantung, Rabu (5/5/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Asabri (Persero) menyerahkan santunan Risiko Kematian Khusus (RSKK) sebesar Rp450.000.000, beasiswa Rp60.000.000 dan Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA) sebesar Rp62.904.100 kepada ahli waris almarhum Mayjen TNI Anumerta I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Daerah (Kabinda) Papua yang gugur saat terlibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

Hal tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah PP 54 Tahun 2020 tentang Asuransi Sosial Prajurit Prajurit TNI, Anggota POLRI dan Pegawai Aparatur Sipil Negara(ASN) di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Kepolisian Republik Indonesia. 

Penyerahan santunan RSKK dilakukan oleh Direktur Utama PT Asabri (Persero) Wahyu Suparyono, didampingi oleh Komisaris Utama Asabri Fary Djemi Francis dan disaksikan oleh Kepala Biro SDM Sestama BIN Brigjen TNI A. Adipati Karnawidjaja, Perwira Menengah Ahli Kopasus Kolonel Inf. Monang Haris serta Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Elmamber P. Sinaga beserta jajarannya. 

Santunan RSKK ini diterima langsung oleh ahli waris Ny. Maria Carolina istri almarhum Mayjen TNI (Anumerta) I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, di kediaman almarhum di Cijantung, Jakarta Timur.

Direktur Utama Asabri Wahyu Suparyono mengatakan, prajurit aktif yang melaksanakan tugas dan gugur karena kontak fisik senjata akan mendapat manfaat asuransi jaminan kecelakaan kerja dan tabungan hari tua. 

Baca juga: Semasa Hidupnya, Kabinda Papua Gusti Putu Danny Dikenal Aktif Mengikuti Kegiatan Keumatan

“PT Asabri merupakan Badan Usaha Milik Negara(BUMN) yang mengemban amanah untuk mengelola asuransi bagi prajurit TNI, Anggota Polri dan ASN Kemhan/Polri,” ujarnya, Rabu(5/5/2021).

Komisaris Utama Asabri Fary Djemi Francis berharap, santunan yang diberikan Asabri dapat bermanfaat. 

“Segenap Manajemen dan Keluarga Besar PT Asabri (Persero) turut berbela sungkawa atas gugurnya almarhum, semoga alm. ditempatkan di tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan juga kesabaran," ujarnya.

Almarhum gugur saat terlibat kontak tembak dengan KKB di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada 25 April 2021. 

Ketika itu KKB melakukan aksi penghadangan terhadap iring-iringan Satgas BIN dan Satgas TNI-Polri, yang sedang melakukan patroli rutin dalam perjalanan menuju Kampung Dambet. 

Almarhum meninggalkan istri Ny Maria Carolina, dan dua orang putra I Gusti Putu Arjuna Karya yang berumur 19 tahun dan I Gusti Krisna Karya yang berumur 12 tahun. 

Asabri kembali menunjuk PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) sebagai mitra kerja untuk penyaluran manfaat asuransi yang diterima oleh ahli waris. 

Direktur Utama Mandiri Taspen Elmamber P. Sinaga juga memberikan tali asih berupa santunan pendidikan sebesar Rp25.000.000 kepada ahli waris korban sebagai bentuk kepedulian untuk pahlawan yang gugur dalam menjalankan tugas negara.(Willy Widianto)

Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas