Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pengamat: Ada Tiga Motif Dibalik Safari Politik PKS ke Sejumlah Parpol

Pertama, PKS ingin menyatakan ke publik bahwa partainya ingin berdampingan harmonis dengan semua parpol di Indonesia.

Pengamat: Ada Tiga Motif Dibalik Safari Politik PKS ke Sejumlah Parpol
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Presiden PKS Ahmad Syaikhu dan jajaran pengurus DPP PKS menggelar Silaturahmi Kebangsaan ke DPP Partai Gerindra, di Jl Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (4/5/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga menilai, ada tiga motif dibalik safari politik yang dilakukan Partai  Keadilan Sejahtera (PKS) ke sejumlah partai politik.

Pertama, PKS ingin menyatakan ke publik bahwa partainya ingin berdampingan harmonis dengan semua parpol di Indonesia.

Jamiluddin mengatakan, PKS ingin membangun Indonesia bersama parpol lain tanpa membedakan Islam atau nasionalis.

"Kesan tersebut ingin dibangun PKS mengingat sebagian anggota masyarakat masih menilai partainya lebih condong ke Wahabi. Melalui safari ke beragam parpol, kesan itu ingin ditanggalkan," ucap Jamiluddin kepada wartawan, Rabu (5/5/2021).

Kedua, menurutnya PKS menjajaki kemungkinan koalisi pada pilpres 2024.

Di sini PKS ingin membuka peluang seluas-luasnya berkoalisi dengan parpol Islam, parpol nasionalis, serta perpaduan parpol Islam dan nasionalis.

Jamiluddin melihat, PKS tak ingin berkoalisi dengan tergesa-gesa, sebagaimana yang terjadi pada pilpres sebelumnya. Akibatnya, PKS belum berhasil mengantarkan calonnya menjadi presiden.

"Karena itu, peluang koalisi coba dibangun jauh-jauh hari agar masing-masing parpol lebih siap menghadapi pilpres 2024. Harapannya tentu calon yang diusung PKS dapat terpilih pada pilprea 2024," ujarnya.

Baca juga: Prabowo Subianto Merasa Nostalgia Saat Bertemu Jajaran DPP PKS

Ketiga, PKS melalui safari ke berbagai parpol tampaknya ingin mendapatkan publikasi gratis.

Dengan berkunjung ke parpol lain, PKS yakin akan mendapat peliputan luas dari awak media. Hasil publikasi gratis ini tentu menguntungkan bagi partainya, khususnya untuk meningkatkan popularitas PKS.

Publikasi gratis tersebut secara langsung dan tidak langsung sudah menjadi bagian kampanye dari PKS. Partai ini dengan halus telah mencuri star berkampanye untuk 2024.

"Kiranya PKS akan terus menciptakan peristiwa yang bernilai berita agar awak media terus mempublikasikannya. PKS akan mencari beragam momentum agar dapat terus berkampanye," katanya.

"Pendekatan paling soft akan terus dilakukan sehingga parpol dan masyarakat Indonesia tidak menyadari bahwa PKS sedang berkampanye secara intens dengan frekuensi yang terjaga," pungkasnya.

Diketahui, dalam dua minggu terakhir, PKS intens melakukan Silaturahmi Kebangsaan ke sejumlah partai politik.

Terakhir, pada Selasa (4/5) kemarin, partai pimpinan Ahmad Syaikhu itu menyambangi DPP Partai Gerindra.

Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas