Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Peran Koordinasi Ketua DPR Dinilai Gagal, Azis Syamsuddin dan Sufmi Dasco Mendominasi

Dimana fungsi legislasi tanpa hasil, fungsi anggaran lumpuh, dan fungsi pengawasan tidak signifikan.

Peran Koordinasi Ketua DPR Dinilai Gagal, Azis Syamsuddin dan Sufmi Dasco Mendominasi
Ist
Puan Maharani 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi)  menilai kinerja DPR dalam Masa Sidang IV 2020-2021 belum juga beranjak.

Dimana fungsi legislasi tanpa hasil, fungsi anggaran lumpuh, dan fungsi pengawasan tidak signifikan.

Peneliti Formappi bidang Anggaran Yohanes Taryono mengatakan, ketidakmampuan DPR dalam menjalankan fungsi-fungsinya itu, bukan hanya karena pandemi Covid-19 tetapi akibat kemampuan alat kelengkapan dewan (AKD) sangat terbatas.

"Faktor pimpinan, komisi, Badan-badan dan MKD yang menjadi kunci berjalannya roda parlemen tidak berfungsi sebagaimana mestinya," kata Taryono dalam diskusi virtual bertajuk 'Evaluasi Kinerja DPR MS IV Tahun 2020-2021: DPR Kapan Majunya Sih?' pada Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Formappi Sampaikan 8 Catatan Kritis Terkait Fungsi Pengawasan DPR

Taryono menegaskan, peran pimpinan DPR dalam melakukan koordinasi sangat menentukan dinamika kegiatan di DPR.

Namun, Formappi melihat peran koordinasi Ketua DPR selama ini gagal ketika para wakil ketua terlihat saling serobot serta mendominasi wakil pimpinan lain dalam menjadi juru bicara DPR ke publik.

"Azis Syamsudin dan Sufmi Dasco Ahmad terlihat mendominasi pelaksanaan tugas Pimpinan sebagai juru bicara DPR. Dominasi keduanya kerap mengabaikan lingkup bidang yang menjadi tangung jawab masing-masing. Dominasi Azis dan Dasco juga menenggelamkan dua wakil ketua lainnya yakni Muhaimin Iskandar dan Rachmat Gobel," ucapnya.

"Oleh karena itu, koordinasi perlu diperbaiki terutama di tingkat Pimpinan DPR dalam melaksanakan wewenangnya, sehingga lebih disiplin dalam bidang koordinasi masing-masing tanpa harus menghilangkan hakekat kolektif kolegial," lanjutnya.

Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas