Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Survei Capres Litbang Kompas, Qodari: Imajinasi Kepemimpinan Nasional Tetap Jokowi dan Prabowo

Qodari membayangkan, bila Jokowi dan Prabowo bergabung dengan didukung mayoritas partai politik pada 2024 mendatang

Survei Capres Litbang Kompas, Qodari: Imajinasi Kepemimpinan Nasional Tetap Jokowi dan Prabowo
Tangkap Layar YouTube/Najwa Shihab
Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, mengenakan kaus bergambar Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menyambut gembira atas temuan survei calon Presiden 2024 yang diselenggarakan Litbang Kompas pada April 2021 yang menunjukan nama Jokowi dan Prabowo memiliki elektabilitas tertinggi dibandingkan nama-nama tokoh lainnya.

Kegembiraan Qodari tersebut cukup beralasan, mengingat dia adalah deklarator Jokowi-Prabowo versus kotak kosong di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Menurut Qodari, melalui pertanyaan terbuka yang ditanyakan langsung kepada masyarakat, hasilnya membuktikan bahwa kepemimpinan Republik Indonesia ke depan dalam imajinasi politik masyarakat Indonesia masih pada dua nama yaitu Jokowi dan Prabowo.

“Senang sekali dengan hasil survei ini, karenakan survei ini membuktikan statemen saya, kepercayaan saya, bahwa imajinasi politik masyarakat Indonesia tentang pemimpin Republik itu yang tepat memimpin Republik ini masih pada dua nama yaitu Pak Jokowi dan Pak Prabowo,” kata Qodari saat dikonfirmasi, Rabu (5/5/2021).

Diketahui, berdasarkan hasil survei sebanyak 24 persen masyarakat Indonesia diprediksi akan kembali memilih Joko Widodo untuk menjadi Presiden, disusul Prabowo Subianto sebesar 16,4 persen dan Anies Baswedan 10 persen.

Baca juga: Masuk Posisi Teratas Survei Capres 2024, Prabowo Subianto Santai, Gerindra: Peluang Masih Terbuka

Sementara, delapan nama lainnya memiliki elektabilitas di bawah 10 persen yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (7,3 persen), Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (3,1 persen), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (3,3 persen).

Mekipun nama Jokowi dan Prabowo di puncak survei, Qodari menjelaskan bahwa konstitusi sekarang, jabatan Presiden dibatasi hanya dua periode saja, akan tetapi kalau diadakan amandemen UUD 1945 presiden diperbolehkan menjabat 3 periode.

Qodari menyebut Presiden Jokowi berpeluang terpilih kembali.

“Akan tetapi kalau misalnya bisa diadakan perubahan menjadi 3 periode maka yang akan paling kuat tetap Pak Jokowi,” ungkapnya.

Baca juga: PKS Minta Dukungan Prabowo Soal RUU Perlindungan Tokoh Agama

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas