Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Ma'ruf Amin Ajak Bangun Energi Kolektif Untuk Bangkit Hadapi Covid-19

Wakil Presiden Maruf Amin menilai diperlukan energi kolektif untuk bangkit dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Ma'ruf Amin Ajak Bangun Energi Kolektif Untuk Bangkit Hadapi Covid-19
BPMI Setwapres
Wakil Presiden Maruf Amin 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Maruf Amin menilai diperlukan energi kolektif untuk bangkit dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Kebersamaan kita, energi kolektif itu kita harus bangun supaya kita bisa kembali bangkit menghadapi dampak Covid-19,” kata Maruf Amin dalam sambutan pada acara Peresmian Gedung Auditorium KH Ma’ruf Amin Pondok Pesantren Terpadu Darussyifa Al-Fitroh Perguruan Yaspida Sukabumi, Kamis (27/5/2021).

Maruf Amin mengatakan penting menumbuhkan keyakinan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19 agar bisa terus bersemangat dan tidak putus asa.

“Tetapi kita tetap yakin bahwa kesulitan yang kita hadapi itu pasti nanti akan ada kemudahan,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat wajib menjaga diri dari bahaya Covid-19 dan meyakini bahwa semua yang terjadi atas kehendak Allah SWT.

Baca juga: Kemandirian Ekonomi Menjawab Tantangan di Masa Pandemi Covid-19

Sehingga, menerima segala kebaikan dan kesulitan sudah menjadi ketetapan seorang mukmin.

“Tidak kemudian meremehkan, sebab menjaga diri dari bahaya itu merupakan kewajiban,” kata Maruf Amin.

Lebih lanjut, Maruf Amin mengharapkan agar pondok pesantren mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dan luas untuk kemajuan bangsa.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Per 27 Mei 2021 Bertambah 6.278, Meningkat Dibanding Hari Sebelumnya

Peran kiai dan pengajar, dikatakan Maruf Amin, merupakan kunci utama di dalam menghasilkan generasi santri yang unggul sebagai upaya mewujudkan islam rahmatan lil alamin melalui pondok pesantren.

“Pondok pesantren adalah garda terdepan upaya kita mewujudkan Islam yang rahmatan lil alamin, atau islam wasathiyah di negara yang kita cintai ini,” kata Wapres.

Kemudian, Wapres mengungkapkan di masa sekarang sistem pendidikan di pesantren tidak lekang oleh zaman.

“Pesantren harus memiliki peran dalam mengisi kemerdekaan sebagai pusat pendidikan keagamaan, pusat dakwah, dan pusat pemberdayaan masyarakat,” katanya.

“Saya berpesan agar para pimpinan, segenap pengurus dan jajaran pengajar ponpes terus mengajarkan dakwah wasathiyah dan rahmatan lil alamin dalam rangka menjaga harmoni dan persatuan nasional menuju Indonesia yang lebih maju,” ujar Maruf Amin.

Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas