Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pilpres 2024

Wacana Duet Puan-Anies di Pilpres 2024, Gerindra: Silakan Saja, Tapi Itu Bukan Sikap Partai

Sufmi Dasco Ahmad mengatakan wacana duet Puan-Anies merupakan hak pribadi seseorang untuk mengusulkan pasangan capres dan cawapres.

Wacana Duet Puan-Anies di Pilpres 2024, Gerindra: Silakan Saja, Tapi Itu Bukan Sikap Partai
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Sufmi Dasco Ahmad 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon mengusulkan duet Puan Maharani-Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Wacana itu hadir di tengah mengemukanya memasangkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Puan Maharani.

Lantas, apa respons Gerindra soal wacana Puan-Anies?

Baca juga: Pasha Ungu Masuk Bursa Pilkada DKI 2022? Sempat Bela Anies dan Kritik Giring Soal Banjir Jakarta

Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, bahwa wacana tersebut merupakan hak pribadi seseorang untuk mengusulkan pasangan capres dan cawapres.

Dia mengingatkan bahwa hal itu bukan merupakan sikap resmi partai.

"Seorang warga negara itu boleh saja menyampaikan pendapat mau memasangkan siapa dengan siapa untuk pilpres. Dan itu bukan sikap pribadi partai tentunya," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021).

"Jadi itu bebas saja mau disampaikan, mau dengan siapa, dengan, siapa itu tidak ada pengaruhnya juga bagi Gerindra. Silakan saja itu hak beliau," lanjut Dasco.

Baca juga: Politisi Gerindra Fadli Zon Positif Covid-19: Akhirnya Saya Terpapar, Mohon Doanya

Lebih lanjut, Dasco mengungkapkan bahwa partainya tetap berkomunikasi dan berhubungan baik dengan PDIP.

Namun saat ini yang menjadi konsen Gerindra adalah konsolidasi hingga tingkat akar rumput.

"Sementara pilpres masih jauh kami dengan PDIP hubungan tetap baik  dan kami sama-sama saat ini terutama Gerindra melakukan konsolidasi partai untuk menguatkan partai sampai dengan di akar rumput," ujar Wakil Ketua DPR RI itu.

Baca juga: Pernyataan PDIP Tutup Pintu Koalisi dengan PKS dan Demokrat, Pengamat Nilai Itu Trik Politik Biasa

Diberitakan sebelumnya, Effendi menyebut duet Puan-Anies sebagai rekonsiliasi nasionalis dengan religius.

Anggota Komisi I DPR RI itu menyarankan Gerindra mendukung pasangan Puan-Anies tanpa memiliki calon, baik di posisi capres maupun cawapres.

"Saya punya usul, saya bilang Mba Puan itu dipasangakannya harus sama Anies. Ya jangan lagi Prabowo. Jadi Puan capres, Anies cawapres," kata Effendi kepada wartawan, Minggu (30/5/2021).

"Itu baru rekonsiliasi nasionalis dan religi," lanjut Effendi.

Penulis: chaerul umam
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas