Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Haji 2021

Kemenag Batalkan Haji, 507 CJH Asal Ponorogo Gagal Berangkat Tahun Ini

Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, Syaikhul Hadi mengatakan ada 507 CJH Ponorogo yang gagal berangkat tahun ini.

Kemenag Batalkan Haji, 507 CJH Asal Ponorogo Gagal Berangkat Tahun Ini
Tribun Jambi/Zulkifli
Ilustrasi - Calon jamaah haji asal Jambi. 

Laporan Reporter Tribun Jatim, Sofyan Arif Candra

TRIBUNNEWS.COM, PONOROGO - Pemerintah kembali memutuskan tidak memberangkatkan calon jemaah haji (CJH) pada tahun 2021 ini.Keputusan ini mengulang keputusan yang sama yang diambil pada tahun 2020.

Kebijakan ini akan menambah daftar panjang CJH yang tertunda keberangkatanya. Di Ponorogo, Jawa Timur, seperti dinyatakan Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, Syaikhul Hadi, ada 507 CJH Ponorogo yang gagal berangkat tahun ini.

"Pemerintah telah mengumumkan melalui keputusan menteri agama nomor 660, tentu banyak pertimbangan dan kajian yang sudah dilakukan oleh pemerintah," kata Syaikhul, Sabtu (5/8/2021).

Dengan ditundanya kembali keberangkatan CJH ini berdampak pada waiting list atau daftar tunggu yang semakin panjang.

Apalagi saat ini menurut Syaikhul keinginan masyarakat untuk berangkat haji terus bertambah.

Baca juga: Celotehan Arie Untung Ihwal Pembatalan Haji 2021

"Tentu dampaknya pada menunda waktu waiting list yang semakin lama," ujar Syaikhul.

"Saat ini, waiting list CJH dari Ponorogo dan Jawa Timur harus menunggu selama 31 tahun," lanjutnya.

Baca juga: Sudah Divaksin Covid-19, Teti Sedih Tahun Ini Belum Bisa Berangkat Haji 

Lebih lanjut, Syaikhul mengatakan alasan utama pemerintah pusat memutuskan untuk tidak memberangkatkan CJH karena untuk mengantisipasi penularan Covid-19.

Menurutnya, kesehatan keselamatan dan keamanan jemaah haji terancam dengan adanya Pandemi Covid-19 beserta varian baru yang terus muncul di semua belahan dunia.

Termasuk Indonesia dan Arab Saudi.

"Memandang keselamatan jiwa adalah salah satu aspek yang wajib diutamakan dalam ajaran islam dan guna mencegah kerugian yang lebih besar, CJH dan juga petugas penyelenggara haji pada khususnya dan WNI pada umumnya. Maka keputusan ini diteken oleh pemerintah," pungkas Syaikhul.

Artikel ini tayang di TribunJatim.com dengan judul Keberangkatan Jemaah Haji Ditunda, Waiting List Ponorogo Semakin Lama

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Januar Adi Sagita

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas