Tribun

Peresmian Patung Bung Karno di Kemenhan, Prabowo Cerita Asal Usul Patung Bung Karno Naik Kuda

Saat itu Bung Karno jarang naik kuda, tetapi karena Bung Karno sadar perannya sebagai Panglima Tertinggi akhirnya ia latihan hanya tiga hari.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Dewi Agustina
Peresmian Patung Bung Karno di Kemenhan, Prabowo Cerita Asal Usul Patung Bung Karno Naik Kuda
YouTube/PDI Perjuangan
Presiden kelima Indonesia, Megawati Soekarnoputri, meresmikan patung Bung Karno di depan kantor Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Jakarta, Kamis (20/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menceritakan asal-usul patung Presiden pertama Republik Indonesia Ir Soekarno atau Bung Karno naik kuda saat acara peresmian Patung Bung Karno di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Jakarta, Minggu (6/6/2021).

Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan patung tersebut merupakan monumen ketika Presiden Soekarno sebagai Panglima Tertinggi Indonesia yang pertama menjadi inspektur upacara pada Hari Angkatan Perang yang pertama yakni 5 Oktober 1946 di Yogyakarta.

Saat itu, kata Prabowo, untuk pertama kali Republik Indonesia menunjukkan bahwa Republik Indonesia memiliki angkatan perang yang siap untuk mempertahankan kemerdekaan.

Dan waktu itu, kata Prabowo, sebagai inspektur upacara, sebagaimana tradisi waktu itu, para pimpinan tentara meminta kesediaan Bung Karno untuk menjadi inspektur upacara di atas kuda.

Sejarah mengatakan, saat itu Bung Karno jarang naik kuda, tetapi karena Bung Karno sadar perannya sebagai Panglima Tertinggi akhirnya ia latihan hanya tiga hari dan kemudian bersedia menjadi inspektur upacara di atas kuda.

Baca juga: Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Adakan Festival Karya Video Pahlawan Desa

"Karena itulah Kementerian Pertahanan merasa bangga untuk membuat patung di mana Panglima Tertinggi kita pertama di atas kuda," kata Prabowo di Kantor Kementerian Pertahanan RI Jakarta pada Minggu (6/6/2021).

Prabowo mengatakan hari ini adalah tepat kelahiran sang proklamator.

Karena itu, kata dia, hari ini dipilih untuk peresmian tersebut dan Kementerian Pertahanan mengundang Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden ke-5 sekaligus juga putri Soekarno hadir.

Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa berjuang agar nilai-nilai Bung Karno tetap bertahan dan dipertahankan oleh seluruh generasi-generasi penerus di hari-hari dan tahun-tahun yang akan datang.

"Semoga cita-cita beliau terwujud, Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri, Indonesia dihormati oleh seluruh bangsa di dunia, dan rakyat Indonesia meraih kesejahteraan, kemakmuran, dan keadilan," kata Prabowo.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas