Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Mengaku Selalu Ikuti Mega soal Urusan Partai, Puan Maharani: ''Saya Tak Pernah Bisiki Bu Mega''

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengklaim dirinya selalu mengikuti semua keputusan Megawati Soekarnoputri mengenai urusan partai.

Mengaku Selalu Ikuti Mega soal Urusan Partai, Puan Maharani: ''Saya Tak Pernah Bisiki Bu Mega''
dok. DPR RI
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengklaim dirinya selalu mengikuti semua keputusan Megawati Soekarnoputri mengenai urusan partai. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengklaim dirinya selalu mengikuti semua keputusan Megawati Soekarnoputri mengenai urusan partai.

Meski Ketua Umum partai itu adalah ibunya sendiri, namun Puan mengaku tak pernah membisiki ibunya itu menyangkut persoalan partai.

”Saya enggak pernah bisikin Ketua Umum untuk urusan partai. Beliau adalah Ketua Umum saya untuk urusan partai. Kalau Bu Mega sudah putuskan, saya ikut,” kata Puan di acara pengarahan kepada tiga pilar PDIP di Manado, Sulawesi Utara, Senin (7/6/2021), dikutip dari keterangan tertulis.

Baca juga: Muncul Wacana Duet Megawati-Prabowo di Pilpres 2024, Apa Komentar Gerindra?

Di hadapan para kader PDIP se-Sulawesi Utara, Puan mengatakan bahwa seseorang jika memang berani berpolitik maka harus maju berpolitik.

Namun, ia mengingatkan bahwa sebagai kader PDIP harus berada dalam satu barisan, harus solid dan tegak lurus dengan kebijakan partai.

Baca juga: Partai Gerindra Tampung Wacana Duet Megawati-Prabowo di Pilpres 2024

"Berani berpolitik, maju berpolitik. Kita harus dalam satu barisan, solid dan tegak lurus," kata Puan.

Ketua DPR itu lalu menceritakan pengalamannya memenangkan PDIP dan Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2014 dan Pemilu 2019.

Bahkan, pada Pemilu 2014, Puan menjadi Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan.

Puan menyampaikan, semasa hidupnya, ayahnya Taufiq Kiemas pernah berpesan bahwa untuk mengetahui penyebab menang atau kalah dalam pemilu adalah dengan merasakannya secara langsung, karena hal itu tidak ada teorinya.

Ia mengatakan hal inilah yang membuatnya selalu turun ke daerah pemilihan untuk meraih suara pada pemilihan legislatif. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari partai banteng ini tercatat meraih suara terbanyak di Pileg 2019, yakni lebih dari 400 ribu suara.

Puan melanjutkan, tugas kader-kader PDI Perjuangan bukan hanya memenangkan pemilu. Namunkader banteng juga harus membawa harapan dan menghadirkan kesejahteraan untuk masyarakat.

“Kita bukan hanya ingin PDI Perjuangan menang Pemilu, lebih dari itu. Kita ingin kemenangan PDI Perjuangan membuka jalan untuk mewujudkan Indonesia berdaulat, berdikari, dan berkepribadian,” ujar Perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI ini.

Baca juga: Profil Gus AMI, Pimpinan PKB yang Diusung Perempuan Bangsa Jadi Capres 2024

Puan pun mengingatkan bahwa komitmen dan keberpihakan PDI Perjuangan pada rakyat harus diwujudkan secara nyata.

Menurut dia, pilar-pilar PDI Perjuangan di eksekutif dan legislatif harus mampu menyusun dan melaksanakan kebijakan prorakyat.

"Petugas partai di eksekutif dan legislatif, melalui program-program pemerintah pusat maupun daerah, agar memastikan alokasi anggaran dan program untuk dapat menyangga kehidupan rakyat dan ekonomi kerakyatan," kata Puan Maharani.(tribun network/mam/dod)

Penulis: chaerul umam
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas