Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penggugat Kecewa Sidang Putusan Polusi Udara Jakarta Ditunda Lagi

Penggugat menyatakan kecewa lantaran majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menunda pembacaan putusan gugatan polusi udara Jakarta. 

Penggugat Kecewa Sidang Putusan Polusi Udara Jakarta Ditunda Lagi
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Foto suasana gedung bertingkat dan cerahnya Jakarta tampak di Kawasan Jendral Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2020). Kualitas udara Jakarta terus membaik seiring dengan minimnya aktivitas selama masa tanggap darurat virus corona di Ibu kota. Berdasarkan aplikasi pemantau udara IQ Air Visual menunjukkan peringkat Jakarta dalam polusi udara dengan nilai 42 dalam rentan 0 sampai 500 pada pukul 11.13 WIB Tercatat juga kualitas udara dengan poin 42 menunjukkan kategori 'Good'. Dijelaskan kualitas udara ini hanya memiliki resiko gas beracun yang kecil. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penggugat menyatakan kecewa lantaran majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menunda pembacaan putusan gugatan polusi udara Jakarta. 

"Kami sangat berharap ke depannya Majelis Hakim tidak lagi mengulur-ulur waktu agar ada kepastian bagi para pencari keadilan," kata Perwakilan Koalisi Insiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu kota), Ayu Eza Tiara, di PN Jakarta Pusat, Kamis (10/6/2021).

Ayu mengatakan bahwa pelaksanaan sidang putusan dijadwalkan sejak 20 Mei 2021. 

Tetapi, beberapa kali majelis hakim menyatakan menunda.

Penundaan beruntun atas rencana sidang putusan ini menimbulkan berbagai pertanyaan dari para penggugat. 

Pembacaan putusan yang memakan waktu hingga 8 minggu dinilai tak wajar.

"Hal ini merupakan bukti nyata dari buruknya manajemen waktu proses peradilan dan pelanggaran terhadap asas peradilan yang cepat, sederhana, dan biaya ringan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 2 ayat 4 UU Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman," kata Ayu.

Ayu berharap, pengadilan segera membacakan putusan gugatan yang diajukan oleh 32 penggugat itu. 

Karena, gugatan tersebut bergulir di pengadilan selama dua tahun atau sejak diajukan 4 Juli 2019.

Baca juga: Polusi Udara Dapat Turunkan Fungsi Paru

"Kami juga masih sangat mengharapkan majelis hakim dapat mengabulkan seluruh tuntutan dari para penggugat," ujar Ayu.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas