Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Buron Kasus Korupsi Senilai Rp 4,8 Miliar Ditangkap di Tenggarong

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan Hartono merupakan buronan Kejati Kalimantan Timur.

Buron Kasus Korupsi Senilai Rp 4,8 Miliar Ditangkap di Tenggarong
IST
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung kembali menangkap seorang buronan terkait kasus korupsi atas nama Hartono, yang diduga menyelewengkan dana royalti batubara di Tenggarong, Kalimantan Timur mencapai Rp4,8 miliar

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan Hartono merupakan buronan Kejati Kalimantan Timur.

"Ditangkap di Desa Loa Ulung, Tenggarong, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur yang merupakan buronan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur," ujarnya, Jumat (11/6).

Baca juga: Sempat Buron, Terpidana Kasus Korupsi Rp 15 Miliar Ditangkap di Jambi

Leonard berujar, Hartono merupakan tersangka tindak pidana korupsi yang disidik berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.

Namun ketika dipanggil sebagai tersangka, Hatono tak pernah hadir. 

"Karenanya kemudian yang bersangkutan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan akhirnya berhasil ditangkap ketika pencarian diintensifkan bekerjasama dengan Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung," kata Leonard. 

Baca juga: 5 Bulan Buron, Perampok Rampsa Uang Pasutri di Mesuji Akhirnya Dibekuk

Leonard mengatakan tersangka ditangkap sedang bersembunyi dalam pondok di tengah sawah di Desa Loa Ulung, Tenggarong, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. 

"Melalui program Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan, kami menghimbau kepada seluruh DPO Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan," imbuh Leonard.

Ikuti kami di
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas