Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Kasus Covid-19 Melonjak, Luhut Pandjaitan Minta Masyarakat Merenung: Ini Kesalahan Kita Ramai-ramai

Luhut Binsar Panjaitan menyebut naikknya kasus Covid-19 di Indonesia disebabkan kesalahan kita ramai-ramai.

Kasus Covid-19 Melonjak, Luhut Pandjaitan Minta Masyarakat Merenung: Ini Kesalahan Kita Ramai-ramai
Capture Video kanal YouTube BNPB Indonesia
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat Rakornas Penangulangan Bencana tahun 2021 melalui siaran kanal YouTube BNPB Indonesia, Kamis (4/3/2021). 

"Banyak korban yang tanpa kita sadari langsung maupun tidak langsung akibat kelakuan kita sendiri," ujar Luhut.

Luhut Prihatin Importir Tak Mau Bangun Pabrik Alkes

Di sisi lain, Luhut juga menanggapi terkait penyerapan produk alat kesehatan (Alkes) dalam negeri yang masih rendah dibandingkan produk buatan dalam negeri.

Berdasarkan data dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), hingga Juni 2021, pemesanan Alkes dalam negeri hanya mencapai Rp 2,9 triliun.

Sementara, nilai belanja Alkes impor 5 kali lebih besar, yakni senilai Rp 12,5 triliun melalui e-katalog.

Baca juga: Tinjau Vaksinasi 2 Ribu Orang di Lamongan, Panglima TNI: Protokol Kesehatan Harus Tetap Dijalankan

"Untuk orang-orang yang suka impor atau para importir, anda kan bisa bikin pabriknya di dalam negeri, investasi."

"Masa mau makan dari impor terus, sampai kapan kita mau begini," ungkap Menteria Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat diskusi virtual, Selasa (15/6/2021), dikutip dari Warta Kota.

Menurut Luhut, pemerintah saat ini terus menggaungkan Belanja Produk Dalam Negeri dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Perrtemuan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Yi di Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (14/1/2021).
Perrtemuan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Yi di Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (14/1/2021). (Istimewa)

"Untuk itu perlu aksi afirmatif oleh pemerintah untuk meningkatkan belanja Alkes dalam negeri, minimal Rp 6,5 triliun untuk 5.462 barang untuk tahun anggaran 2021 melalui e-katalog," ungkapnya.

Indonesia sendiri saat ini telah memproduksi sebanyak 358 jenis Alkes, dimana sebanyak 79 jenis sudah mampu menggantikan produk impor untuk kebutuhan nasional.

Halaman
1234
Penulis: Inza Maliana
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas