Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ma'ruf Amin Dorong Pelaku UMKM Gencar Pasarkan Produk Secara Online

Maruf Amin berharap melalui kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dapat mendorong produk UMKM dalam negeri.

Ma'ruf Amin Dorong Pelaku UMKM Gencar Pasarkan Produk Secara Online
dok Setwapres
Wakil Presiden RI Maruf Amin. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Maruf Amin berharap melalui kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), produk UMKM dalam negeri yang dipasarkan secara online dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan luas bagi para pelaku UMKM

Diketahui, Gernas BBI bertujuan untuk mendorong national branding produk lokal unggulan guna menciptakan industri, kreasi, dan inovasi baru serta pasar yang lebih besar.

“Pemasaran produk UMKM secara online diharapkan mampu menciptakan multiplier effects yang memberikan manfaat lebih besar dan lebih luas lagi bagi para pelaku UMKM sehingga mampu menyumbang pada peningkatan kesejahteraan dan perekonomian nasional,” kata Maruf Amin dalam sambutannya saat menghadiri Acara Puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia secara daring, Jumat (18/06/2021).

Dalam acara yang bertema Kilau Digital Permata Flobamora tersebut, Maruf Amin mengungkapkan komitmen Pemerintah untuk mengutamakan produk lokal UMKM dengan mewajibkan alokasi 40 persen bagi UMKM dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Baca juga: Pendapatan Melejit Sampai Bisa Umrah, UMKM Bangkalan Rasakan Manfaat Jadi Agen Laku Pandai

Selain itu, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemandirian ekonomi nasional, Ma'ruf menekankan melalui Gernas BBI pentingnya penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Lebih lanjut Wapres menjelaskan, Gernas BBI juga diarahkan untuk mempersiapkan transformasi ekonomi menuju digitalisasi, maka dari itu penyediaan infrastruktur telekomunikasi dan informasi menjadi hal paling mendasar dan mutlak untuk dipenuhi.

Pemerintah menargetkan pada tahun 2023, internet dapat dinikmati seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Menteri Teten: Pengembangan KUMKM Butuh Cara Luar Biasa dengan Manfaatkan Iptek

“Melalui Proyek Strategis Nasional, dengan membangun jaringan backbone fiber optic Palapa Ring, dan Proyek Satelit Multifungsi Pemerintah. Diharapkan pada tahun 2023, seluruh wilayah Indonesia sudah terjangkau internet,” ujarnya.

Dengan adanya jaringan koneksi internet di seluruh wilayah Indonesia, didukung dengan digitalisasi pemasaran, Maruf berharap produk lokal mampu menembus pasar nasional dan bahkan pasar global.

Di samping itu, Wapres menyampaikan bahwa Puncak Waringin yang menjadi venue kegiatan tersebut, merupakan Creative Hub di Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo-Nusa Tenggara Timur, yang akan menjadi pusat kegiatan bagi para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dan UMKM khususnya di NTT.

Baca juga: 2 Cara Cek Penerima BLT UMKM Rp1,2 Juta, Bisa via eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id

Sehingga, Wapres mengimbau agar pelaku ekraf dan UMKM dapat lebih adaptif, kreatif dan inovatif menciptakan produk yang sesuai dengan selera dan kebutuhan pasar serta dapat memasarkan produknya secara daring.

“Dalam era digital ini, UMKM juga harus memanfaatkan platform digital termasuk media sosial untuk mendukung perkembangan usahanya, serta mempermudah akses pada pembiayaan, distribusi dan pemasaran produknya," ujarnya.

Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas