PPKM Darurat, Kemenkes: Vaksinasi Jalan Terus Kejar Target 1 Juta Dosis Per Hari
Ia menuturkan, faskes, pos, maupun sentra vaksinasi tempat buka dan melayani masyarakat yang ingin menerima suntikan vaksin.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, meski pemerintah membatasi mobilitas dengan pemberlakuan PPKM darurat, program vaksinasi terus berjalan.
Ia menuturkan, faskes, pos, maupun sentra vaksinasi tempat buka dan melayani masyarakat yang ingin menerima suntikan vaksin.
"Tentunya kami berharap masyarakat sesuai dengan jadwalnya itu tetap bisa mendatangi pos-pos, sentra-sentra vaksinasi untuk mendapatkan vaksinasi, karena tetap buka dan tepat melayani vaksinasin," ujar Nadia dalam diskusi FMB9 virtual, Rabu (7/7/2021).
Ia pun mengingatkan, kunci utama pada saat mendatangi sentra atau pos vaksinasi adalah protokol kesehatan, mematuhi aturan pelaksanaan vaksinasi, serta tidak memaksakan diri saat keadaan tidak mendukung.
Baca juga: Bio Farma Targetkan Produksi 186 Juta Vaksin Covid-19 hingga Desember
Pertama, hindari kerumunan.
"Jika kemudian pelaksanaan vaksinasi itu sangat padat kita tunda dulu esok hari," kata dia.
Kedua, jangan rebutan atau dulu-duluan untuk memasuki sentra vaksinasi.
"Itu tidak perlu dilakukan karena kemudian pasti akan diatur. Jangan sampai kemudian niat kita mendapatkan vaksinasi tapi kemudian kita terpapar," ungkap Nadia.
Ketiga, kalau pada hari itu jadwal vaksinasi penuh ya karena tidak mendaftar terlebih dahulu melalui pendaftaran elektronik sebaiknya menunda dan tidak memaksakan diri.
Patuhi aturan petugas karena petugas harus menjamin kesehatan itu betul-betul diterapkan pada saat pelaksanaan vaksinasi.
Baca juga: Korea Selatan akan Terima 700.000 Dosis Vaksin Covid-19 dari Israel
Keempat, setelah divaksin segera pulang ke rumah.
"Jangan mampir-mampir ke tempat lain karena kita tahu kita dalam pelaksanaan PPKM darurat di Jawa Bali. Di luar Jawa-Bali kami mendorong untuk tetap melaksanakan vaksinasi untuk mencapai 1 juta dosis per hari," harap perempuan berhijab ini.
Baca tanpa iklan