Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Muncul Poster Selamat Idul Adha Bergambar Moeldoko Pakai Jas Partai Demokrat, Ini Respons Kubu AHY

Sebuah poster menjadi sorotan di media sosial pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Selasa (20/7/2021) kemarin.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Muncul Poster Selamat Idul Adha Bergambar Moeldoko Pakai Jas Partai Demokrat, Ini Respons Kubu AHY
Tribunnews/Istimewa
Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah poster menjadi sorotan di media sosial pada Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Selasa (20/7/2021) kemarin.

Poster tersebut diketahui menampilkan gambar Kepala Staf Presiden Moeldoko mengenakan jas Partai Demokrat.

Bahkan di bawahnya tercantum jabatan Moeldoko adalah Ketua Umum Partai Demokrat.

Dalam poster tersebut, Moeldoko tak sendirian.

Ada Jhoni Allen Marbun yang dicantumkan sebagai Sekjen Partai Demokrat bersanding dengan gambar Moeldoko.

Terkait poster tersebut, Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun bereaksi.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra menyindir mereka berhalusinasi.

Baca juga: Demokrat Minta Presiden Jokowi Lebih Serius Tangani Covid-19

"Kumpulan mantan kader dan yang ngebet jadi kader Partai Demokrat, kesamaannya satu (yaitu) halu," ujar Herzaky, ketika dihubungi Tribunnews.com, Rabu (21/7/2021).

Herzaky juga menilai manuver yang dilakukan Moeldoko dan kawan-kawannya tak memikirkan kepentingan masyarakat banyak.

Sebab, kata dia, Partai Demokrat kubu KLB Deli Serdang itu hanya sibuk mengejar ambisi pribadi untuk disahkan sebagai Partai Demokrat.

Baca juga: Politikus Demokrat Nilai Pernyataan Luhut yang Berubah-ubah Bikin Masyarakat Bingung

"Begini-begini itu yang membuat pandemi covid-19 di Indonesia tidak terurus dengan baik. Kepala KSP dan gerombolannya terus sibuk bermanuver mengejar ambisi pribadi, bukan mikir bagaimana selamatkan nyawa rakyat," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas