Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Jubir Vaksinasi: 548 Ribu Remaja Usia 12-17 Tahun Sudah Divaksinasi

Kemenkes mengatakan sudah ada 548 ribu remaja pada rentang usia 12-17 tahun yang sudah mendapatkan vaksinasi.

Jubir Vaksinasi: 548 Ribu Remaja Usia 12-17 Tahun Sudah Divaksinasi
Shutterstock
Ilustrasi vaksinasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kemenkes mengatakan sudah ada 548 ribu remaja pada rentang usia 12-17 tahun yang sudah mendapatkan vaksinasi.

Data ini disampaikan Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, saat menjadi pembicara dialog dalam rangka Hari Anak Nasional (HAN) 2021, KPC PEN, Kamis (22/7/2021).

“Sampai saat ini remaja yang di vaksin cukup banyak, kalau kita lihat sudah ada 548 ribu pada rentang usia 12-17 tahun yang sudah mendapatkan vaksinasi,” ujarnya.

Siti Nadia mengatakan sudah hampir 60 juta dosis vaksin yang disuntikan untuk masyarakat hingga saat ini.

Baca juga: Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala BNPB Tinjau Gerai Vaksinasi Keliling TNI-Polri di Jakarta Pusat

Berdasarkan data Kemenkes per hari Rabu (21/7/2021) pukul 18.00, sebanyak 43,3 juta masyarakat yang telah menerima dosis pertama, sementara 16,9 juta masyarakat yang mendapatkan vaksin dosis kedua.

“Cakupannya (masyarakat yang sudah mendapat dosis lengkap) kurang lebih 7 persen. Untuk dosis kedua sekitar 15 persen. Ini yang harus kita kejar dalam waktu 7 bulan untuk mengejar 90 persen dari target kita yang awal,”

Dengan penambahan cakupan vaksinasi yang juga menyasar usia remaja 12-17 tahun, sehingga total target vaksinasi di Indonesia mencapai 208 juta orang.

Vaksinasi untuk usia 12-17 tahun fokusnya akan dilakukan di sekolah masing-masing dan juga dilakukan di pelayanan fasilitas Kesehatan untuk menyasar usia remaja yang tidak bersekolah.

Selain dengan sekolah, Kemenkes juga bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk melakukan upaya percepatan vaksinasi bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Baca juga: Kemenkes: 548 Anak Telah Terima Suntikan Vaksin Covid-19

“Vaksin untuk anak ini kami sudah distribusikan ke 34 provinsi, tapi memang kalau kita melihat kebijakan, Jawa dan Bali memang laju kasusnya cukup tinggi, sehingga distribusi vaksin sebanyak 50 persen itu berada di Jawa-Bali, sisanya dibagi secara rata ke provinsi lainnya,” ujarnya.

Nadia mengimbau kepada orang tua untuk tidak ragu membawa anak remajanya ke sentra vaksinasi.

Ia menegaskan vaksin akan memberikan perlindungan kepada anak, apalagi imunisasi sejak dulu lebih banyak diberikan kepada anak-anak, karena anak adalah kelompok yang paling rentan dari sisi usia.

Hanya saja pada virus covid-19 agak berbeda, karena sejak awal mobilitas anak-anak dikurangi sehingga resikonya tidak sebesar resiko pada orang dewasa.

“Seiring dengan waktu makin banyak anak yang divaksin, ini juga akan menambah kepercayaan orang tua,” ujarnya.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas