Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Wapres Ma'ruf Amin Berduka atas Wafatnya Prof Huzaemah: Beliau Tokoh Muslimah Karismatik

Bagi Wapres, almarhumah sosok ulama wanita yang juga pakar fikih perbandingan mazhab yang andal.

Wapres Ma'ruf Amin Berduka atas Wafatnya Prof Huzaemah: Beliau Tokoh Muslimah Karismatik
Tribunnews/JEPRIMA
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh (kedua kiri) bersama Anggota Komisi Fatwa MUI Hamdan Rasyid (kiri), Ketua MUI Bidang Fatwa Huzaemah Tahido Yanggo (kedua kanan), dan Wakil sekretaris Fatwa MUI Abdurrahman Dahlan (kanan) saat memberikan keterangan di kantor MUI, Jakarta Pusat, Senin (16/3/2020). Dalam keterangan ini MUI memberikan fatwa mengenai virus Corona (Covid-19) bahwa umat Muslim diimbau melaksanakan salat lima waktu di rumah masing-masing. Bagi yang sudah terpapar diimbau untuk tidak melaksanakan salat Jumat dan menggantikannya dengan salat zuhur. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin turut berbelasungkawa atas wafatnya Prof Dr Huzaemah T Yanggo, tokoh Muslimah yang juga merupakan mantan Ketua MUI Bidang Fatwa dan Rektor Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta.

"Innalillahiwainnailaihirojiun, allahummaghfirlaha warhamha wa ‘afiha wa’fu’anha. Saya turut berduka cita atas berpulangnya seorang tokoh muslimah yang kharismatik, Hj Huzaemah T Yanggo," ungkap Wapres dalam ucapan belasungkawa yang disampaikan melalui juru bicaranya, Masduki Baidlowi, Jumat (23/07/2021).

Bagi Wapres, almarhumah sosok ulama wanita yang juga pakar fikih perbandingan mazhab yang andal.

Hal ini sangat membantu Wapres dalam posisinya sebagai Ketua MUI Bidang Fatwa Periode 2015-2020.

"Di sisi lain, kontribusi pemikiran yang sangat aktif juga telah almarhumah berikan dalam penanganan pandemi Covid-19 dan terlibat secara intensif dalam pembahasan fatwa-fatwa MUI terkait penanggulangan pandemi ini," kata Wapres.

"Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisiNYA, diterima amal ibadahnya, diampuni segala khilafnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan," kata Wapres.

Selain sebagai guru besar di UIN Syarif Hidayatullah dan rektor IIQ, Jakarta, Prof Huzaemah juga aktif menjadi anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dia pernah menjadi anggota Komisi Fatwa MUI sejak 1987 dan anggota Dewan Syariah Nasional MUI sejak 1997 dan 2000.

Huzaemah juga pernah menjabat sebagai ketua bidang Fatwa MUI. Pada 2000, beliau diangkat menjadi Ketua MUI Pusat Bidang Pengajian dan Pengembangan Sosial.

Halaman
12
Penulis: Reza Deni
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas