Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Perbedaan TV Analog dan TV Digital, Bagaimana Jika Tidak Menggunakan TV Digital?

Perbedaan TV Analog dan Digital. Ini yang harus dilakukan agar dapat menonton TV apabila tidak beralih ke TV Digital.

Perbedaan TV Analog dan TV Digital, Bagaimana Jika Tidak Menggunakan TV Digital?
Istimewa
Sosialisasi pelaksanaan digitalisasi penyiaran dan penghentian siaran televisi analog secara bertahap bersama pelaku lembaga penyiaran, perwakilan lembaga survei, pelaku industri perangkat Set Top Box (STB) dan televisi digital, asosiasi industri iklan televisi, pelaku industri ritel, Komisi Penyiaran Indonesia Pusat dan Daerah, dan Balai Monitoring serta Loka Monitoring yang digelar secara luring di Jakarta, Rabu (23/6/2021). - Ini yang harus dilakukan agar dapat menonton TV apabila tidak beralih ke TV Digital. 

Sedangkan tahap ketiga hingga kelima dijadwalkan di 2022.

Begitu seterusnya secara bertahap dilakukan migrasi ke televisi digital.

Baca juga: Perkuat Jairngan 4G, Bakti Kominfo Percepat Pembangunan 421 BTS di NTT

Lalu apa perbedaan TV Digital dan TV Analog?

Jenis Sinyal yang Ditransmisikan

Dilansir Kompas.com, perbedaan terbesar pada TV analog dan digital ada pada jenis sinyal yang ditransmisikan.

Sinyal pada TV analog ditransmisikan melalui sinyal radio, yang terbagi dalam format video dan audio.

Sinyal video ditransmisikan dalam gelombang AM, sementara audio ditransmisikan dalam gelombang FM.

Sementara TV digital menerima transmisi sinyal dalam bentuk format "bit" atau data informasi, serupa dengan cakram CD, DVD, dan Blu-ray.

Semua data di sinyal TV digital dibawa sekaligus, seperti warna, gambar, dan suara (termasuk surround).

Tampilan Gambar

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas