Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Menkes: Banyak Prediksi yang Keliru Tentang Lamanya Pandemi Covid-19

Banyak prediksi mengenai berapa lama pandemi Covid-19 akan berlangsung.  Namun prediksi-prediksi tersebut kata Menkes, tidak ada yang benar. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Menkes: Banyak Prediksi yang Keliru Tentang Lamanya Pandemi Covid-19
Tribunnews.com/ Rina Ayu
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, banyak prediksi mengenai berapa lama pandemi Covid-19 akan berlangsung.  Namun prediksi-prediksi tersebut kata Menkes, tidak ada yang benar. 

"Kalau saya lihat banyak orang bikin prediksi yang lalu-lalu itu engga ada yang benar juga," kata Menkes usai rapat terbatas, Senin, (26/7/2021).

Selain itu, kata Budi banyak juga yang menanyakan kepadanya kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. Ia mengatakan bahwa berakhirnya pandemi Covid-19 sangat tergantung pada kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan (Prokes).

"Berapa lama pandemi ini akan terus ? Berapa yang akan masuk RS? Berapa banyak yang wafat itu semua tergantung kita mematuhi Prokes," katanya.

Baca juga: Wamenkes: 94 Persen Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia akibat Belum Divaksinasi

Karena dengan menjalani protokol kesehatan dengan ketat, kata dia, maka kasus Covid-19 akan  menurun. Sehingga, tingkat keterisian di RS juga rendah, dan warga yang meninggal karena Covid-19 menurun.

Baca juga: Menkes: Prioritas Vaksin Covid-19 untuk Daerah-daerah Penularan Tinggi

Upaya dalam penangan Pandemi Covid-19 juga harus dilakukan bersama-sama dan tidak bisa mengandalkan pemerintah saja. 

Baca juga: Ini Cara Daftar Vaksin Covid-19 Lewat JAKI, Beserta Cara Cek Jadwal Vaksinasi

Rekomendasi Untuk Anda

 "Sesuai juga dengan arahan presiden, bahwa pandemi ini akan selesai kalau kita bersama-sama secara nasional menghadapinya. Kita tidak saling menyalahkan, tidak saling curiga, tidak saling menuduh, tapi kita menggabungkan semua energi sosial kita untuk mengatasi pandemi ini," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas