Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Terbukti Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Mentan SYL Ingin Serapan KUR Diperluas

Mentan SYL berharap agar serapan KUR Pertanian semakin diperluas oleh karena terbukti berhasil meningkatkan kesejahteraan petani.

Terbukti Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Mentan SYL Ingin Serapan KUR Diperluas
dok. Kementan
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) berharap agar serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian semakin diperluas oleh karena terbukti berhasil meningkatkan kesejahteraan petani. Dikatakan Mentan SYL, serapan KUR juga menjadi faktor penting bagi bergeraknya roda perekonomian nasional dan produktivitas pertanian.

"Jadi ada tiga manfaat dengan program KUR ini yaitu kesejahteraan petani meningkat, produktivitas pertanian melonjak dan juga menggerakkan roda perekonomian nasional," kata Mentan SYL saat menggelar Rapat Percepatan Penyerapan KUR Sektor Pertanian bersama para kepala daerah Provinsi Maluku yang digelar secara virtual di ruang Agriculture War Room (AWR) Kementan, Rabu (28/7/2021).

Mentan SYL meminta kepada kepala daerah untuk memaksimalkan penyerapan KUR di daerahnya masing-masing agar produktivitas pertanian semakin maksimal hasilnya. Mentan meminta agar penyerapan KUR di daerah untuk dipercepat. Untuk itu, ia meminta agar kepada daerah secara aktif mendorong agar serapan KUR Pertanian semakin tinggi.

"Saya minta kepada kepala daerah untuk mendorong percepatan penyerapan KUR ini di wilayah kerjanya masing-masing. Konsepsi KUR ini jelas, ada skala ekonominya dan mendorong keberkelanjutan," kata Mentan SYL.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil menambahkan, pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana KUR Pertanian sebesar Rp70 triliun. Saat ini, realisasi KUR Pertanian secara nasional mendekati Rp61 triliun.

"Itu untuk empat subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan hewan. Hari ini kami ingin memastikan agar serapan KUR Pertanian ini semakin baik dan semakin maksimal ke depannya. Tentu ini bukan hanya berdampak pada kesejahteraan petani saja, tetapi juga perekonomian nasional secara keseluruhan," kata Ali.

Menurut Ali, KUR akan membantu petani mengembangkan budidaya pertanian mereka. Ketika terkoneksi dengan KUR, maka petani menurut Ali memiliki modal yang cukup untuk semakin meningkatkan produktivitas pertanian mereka. Untuk itu, Ali mengajak semua pihak mulai dari kepala daerah hingga perbankan untuk sama-sama mempercepat akselerasi penyerapan KUR Pertanian ini.

"Harapan kami agar semua pihak, mulai kepala daerah hingga teman-teman perbankan mari kita bersama-sama turun ke bawah, kita percepat penyerapan KUR ini agar ekonomi dasar masyarakat stabil," tutur Ali.

Direktur Pembiayaan Ditjen PSP Kementan Indah Megahwati pun mendukung pemanfaatan KUR. “Dengan adanya KUR, petani tidak perlu mengkhawatirkan permodalan, sebab KUR membantu memenuhi hal itu. Petani juga tidak perlu khawatir untuk mengembalikannya. Karena, KUR bisa dikembalikan dengan cara dicicil atau saat panen,” tutur Indah.

Ia optimistis, melalui pemanfaatan KUR secara optimal, aktivitas petani akan berjalan dengan maksimal.(*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas