Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

HUT Kemerdekaan RI

Presiden dan Wakil Presiden Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan memperingati 76 Tahun Indonesia Merdeka

Presiden dan Wakil Presiden Ikuti Zikir dan Doa Kebangsaan 76 Tahun Indonesia Merdeka
Screenshot YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan memperingati 76 Tahun Indonesia Merdeka. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan memperingati 76 Tahun Indonesia Merdeka secara daring, Minggu (1/8/2021).

Acara tersebut dihadiri juga Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Ulama Habib Lutfi Bin Yahya.

Dalam sambutannya Presiden mengatakan kemerdekaan Indonesia merupakan buah perjuangan dari para syuhada dan semangat persatuan dan kebersamaan dari seluruh anak bangsa tanpa mengenal perbedaan suku agama dan juga golongan.

Selain itu, Kemerdekaan yang dirasakan hari ini merupakan berkat dan rahmat dari Allah SWT.

"Kita bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas nikmat dan Anugerah kemerdekaan pada bangsa Indonesia," kata Presiden.

Baca juga: Vaksinasi di DKI Jakarta Capai Target Presiden Jokowi Satu Bulan Lebih Cepat

Presiden yakin semangat kebersamaan dan gotong-royong sebagai warisan para pendiri bangsa masih dan selalu melekat pada jiwa bangsa Indonesia.

"Laksana api yang menyala-nyala terutama di saat bangsa dan negara kita menghadapi ujian dan tantangan," katanya.

Sementara itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan acara Zikir dan Doa kebangsaan digelar secara daring dan luring.

Baca juga: Jokowi: Lockdown Tak Menjamin Masalah Penyebaran Covid-19 di Indonesia Selesai

Acara zikir dan doa bersama tidak hanya diikuti oleh umat muslim namun juga sejumlah tokoh lintas agama.

"Berhimpun para tokoh lintas agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu kita semua bersama-sama memanjatkan doa sesuai keyakinan dan tata cara masing-masing untuk keselamatan dan kemaslahatan seluruh bangsa," kata Yaqut.

Baca juga: Jokowi Terbitkan Perpres Baru Kemendikbudristek, Staf Ahli Nadiem Bertambah

Menag mengatakan sebagai umat beragama doa merupakan senjata ampuh bagi orang yang beriman. Doa adalan penenang jiwa dan penumbuh harapan hidup.

"Kehidupan harus dijaga sebagai anugerah terbesar dari Tuhan. Kita percaya atas kemahasempurnaan Tuhan dan kita yakin bahwa hanya Allah, Tuhan yang memiliki sikap Rohman dan Rohim pasti akan menolong dan menyelamatkan kita semua baik sebagai individu sebagai masyarakat maupun sebagai bangsa," ujarnya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas