Tribun

Virus Corona

BOR di Sejumlah Daerah Turun, Peter F Gontha Bandingkan dengan Kondisi di Tokyo

Persentase tingkat keterisian tempat tidur atau persentase Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah daerah di Indonesia turun drastis.

Penulis: Malvyandie Haryadi
Editor: Hasanudin Aco
BOR di Sejumlah Daerah Turun, Peter F Gontha Bandingkan dengan Kondisi di Tokyo
Warta Kota/Henry Lopulalan
Petugas mempersiapkan ruangan rawat inap Pasien Covid-19 di Tower 8 Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021). Tower 8 RSD Wisma Atlet Kemayoran dapat menampung 1.569 pasien Covif-19 dan dapat juga dipakai untuk ruang Isolasi Mandiri pasien tanpa gejala. Hal ini untuk persiapan bila ada meningkatnya pasien Covid 19 usai liburan lebaran (mudik). *Warta Kota/Henry Lopulalan) 

Data Provinsi DKI Jakarta per Kamis, 5 Agustus 2021 menunjukkan persentase keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 kini menjadi 47 persen dan ruang ICU (Intensive Care Unit) menjadi 70 persen.

"Angka BOR itu tempat tidur sudah turun lagi menjadi 47 persen dan ICU turun menjadi 70 persen," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Jumat (6/8/2021) kemarin.

Riza menyebut tingkat keterisian BOR di rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 terus menurun karena makin tingginya jumlah warga yang divaksinasi.

Tiga pekan sebelumnya BOR rumah sakit rujukan Covid sempat mencapai 93-94 persen.

Selain itu, Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jawa Barat, Dewi Sartika mengatakan, grafik pertambahan kasus di Jabar mulai menurun dibanding pekan lalu. Hal ini sejalan dengan BOR rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar yang menurun.

“Yang menggembirakan, keterisian tempat tidur di rumah sakit menurun. Hari ini sudah di angka 48,13 persen, turun 2,22 persen dari hari sebelumnya," ujar dia, Jumat (6/8/2021).

Sementara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyatakan, BOR isolasi covid-19 di rumah sakit rujukan seluruh Jatim mulai menurun.

Khofifah menyebut BOR isolasi saat ini 67 persen dari sebelumnya 80 persen. Khofifah juga terus mengingatkan kepada seluruh warga Jatim agar terus disiplin protokol kesehatan, guna menekan penyebaran Covid-19.

"Angka ini bisa terus menurun. Syaratnya, tetap disiplin protokol kesehatan dan segera vaksinasi. Dengan begitu, kegiatan belajar tatap muka bertahap bisa segera dilaksanakan, dunia wisata dan transportasi bisa beroperasi kembali, seniman dan budayawan dapat kembali berkarya serta kegiatan keagamaan berjalan seperti semula. Insyaallah Jatim bisa," jelas dia.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas