Tribun

Jelang HUT ke-76 RI, BP2MI Launching Pembebasan Biaya Bagi Pekerja Migran Indonesia

BP2MI bekerja sama dengan BNI melaunching pembebasan biaya bagi pekerja migran Indonesia.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Adi Suhendi
Jelang HUT ke-76 RI, BP2MI Launching Pembebasan Biaya Bagi Pekerja Migran Indonesia
Tribunnews.com/ Larasati Dyah Utami
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bekerja sama dengan BNI melaunching pembebasan biaya bagi pekerja migran Indonesia (PMI) melalui kredit usaha rakyat (KUR) dan kredit tanpa agunan pada Kamis (12/8/2021). 

"Nanti juga ada kebijakan soal KUR yang bunganya lebih rendah yaitu sebesar 6 persen. Ini tentu akan membantu para PMI sekaligus peran negara yang membantu fasilitasi yang tidak hanya modal bekerja," lanjutnya.

Selain itu, nantinya PMI juga akan menyiapkan pendidikan maupun pelatihan, sehingga para pekerja yang akan berangkat ke negara penempatan mereka yang sudah bisa dikatakan memenuhi kualifikasi kompetensi, memiliki keahlian, keterampilan di sektor-sektor tertentu, dan kemampuan bahasa asing.

"Kalau ini yang kita ciptakan, maka mereka otomatis akan membawa nama negara dan menjauhkan mereka dari segala bentuk eksploitasi," ujarnya

Selama ini banyak PMI yang mengalami eksploitasi, kekerasan fisik, kekerasan seksual, gaji gak dibayar, jam kerja yang melebihi batas, PHK sepihak, bahkan diperjual belikan saat bekerja di luar negeri.

Benny mengatakan dengan pembebasan biaya ini diharapkan dapat membantu mensejahterakan PMI dan keluarganya, karena PMI merupakan pahlawan devisa bagi negara.

"Sebuah dignity bangsa ada pada PMI kita. Mudah-mudahan apa yang kita kerjakan hari ini membantu kebutuhan modal bagi PM kita," ujarnya.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas