Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Sebut Telah Capai 1,6 Juta Per Hari, Jokowi Minta Vaksinasi Dipercepat Lagi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengabarkan vaksinasi harian di Indonesia capai 1,6 juta suntikan dalam satu hari, untuk itu Jokowi minta ditingkatan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Daryono
zoom-in Sebut Telah Capai 1,6 Juta Per Hari, Jokowi Minta Vaksinasi Dipercepat Lagi
Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengabarkan vaksinasi harian di Indonesia capai 1,6 juta suntikan dalam satu hari 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengabarkan vaksinasi harian di Indonesia telah mencapai 1,6 juta suntikan dalam satu hari.

Meski demikian, Jokowi tetap berpesan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus mempercepat vaksinasi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Jokowi pada siaran pers virtual di YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (15/8/2021).

"Saya minta vaksinasi harian terus dipercepat, dan saat ini vaksinasi harian kita sudah mencapai 1,6 juta per hari," kata Jokowi.

Itu dilakukan agar Indonesia dapat segera keluar dari pandemi yang tak berkesudahan.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga mengingatkan bahwa isolasi terpusat sangat penting dilakukan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Sebaran Tambahan Corona 15 Agustus 2021, Terbanyak Jateng Sumbang 4.144 Kasus, DKI Masuk 5 Besar

Baca juga: Sebaran Angka Kematian Corona di 34 Provinsi Indonesia, 15 Agustus 2021, Jawa Tengah Catat 309 Jiwa

Selain itu, testing dan tracing juga diminta untuk terus ditingkatkan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya minta dilakukan isolasi terpusat, itu penting."

"Testing, tracing, saya minta terus dilakukan," kata Jokowi.

Jokowi Minta Kemenkes Turunkan Biaya Tes PCR, Minggu (15/8/2021)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengabarkan vaksinasi harian di Indonesia capai 1,6 juta suntikan dalam satu hari, Minggu (15/8/2021) (Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jokowi mengabarkan, dalam seminggu terakhir angka testing telah berkisar di antara 130 ribu sampai 140 ribu.

Sementara, untuk indikator tracing kita di antara lima sampai tujuh.

“Seminggu terakhir, saya melihat angka testing kita berkisar di antara 130 ribu sampai 140 ribu."

"Dan untuk indikator tracing kita di antara lima sampai tujuh," jelas Jokowi.

Untuk itu, Jokowi meminta testing harus terus diperbanyak, supaya mereka yang terpapar dapat segera ditangani.

Baca juga: Dua dari 6 Fokus Utama APBN 2022: Pengendalian Covid-19 dan Infrastruktur

Testing harus terus diperbanyak agar kita mengetahui mereka yang terpapar."

"Sehingga, segera bisa ditangani dan tidak menularkan kepada orang lain,” pungkas Jokowi.

Meski begitu, Jokowi tetap memberi apresiasi karena pengendalan pandemi telah meningkat sehingga hasil yang didapat juga meningkat menjadi lebih baik.

"Meskipun ini masih berada di kategori sedang, tetapi saya patut mengapresiasi karena ada peningkatan," ucap orang nomor satu di Indonesia itu.

Selain itu, Jokowi juga bersyukur tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit menurun.

Tak hanya di Pulau Jawa, penurunan BOR juga terjadi secara nasional.

Baca juga: PPKM Level 4 Berakhir Hari Ini, Jokowi: Pengambilan Keputusan Covid-19 Merujuk pada Data

"Secara nasional, BOR nasional kita berada di angka 48,14 persen,” terang Jokowi.

“Alhamdulillah BOR di Jakarta sudah berada di kisaran 29,4 persen, Jawa Barat 32 persen,  Jawa Tengah 38,3 persen, Jawa Timur 52,3 persen, Banten 33,4 persen, dan Daerah Istimewa Yogyakarta 54,7 persen."

“(Termasuk) Juga BOR di Wisma Atlet yang juga sudah turun di angka 19,64 persen," kata Jokowi.

Sebagai informasi, pada hari Minggu (15/8/2021) kemarin tercatat angka kasus positif Covid-19 di Indonesia juga mengalami penurunan.

Jumlah pasien yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 bertambah sebanyak 20.813 pasien.

Jumlah ini lebih sedikit dari jumlah angka pasien yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 pada hari sebelumnya, yakni 28.598 orang.

Baca juga: Jokowi Pastikan Agenda Menuju Indonesia Maju Tak Berkurang Meski Kini Fokus Tangani Pandemi Covid-19

Dengan tambahan angka positif berjumlah 20.813 orang, maka total jumlah pasien yang terkonfirmasi positif akibat virus corona pada hari ini menjadi 3.854.354 orang.

Dari data Kementerian Kesehatan pada laman Peta Sebaran Covid, covid19.go.id, ada sejumlah 30.361 pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19.

Total jumlah pasien sembuh saat ini berjumlah 3.351.959 orang dari pasien sebelumnya yang sebanyak 3.321.598 orang.

Sementara itu, tercatat jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah sebanyak 1.222 korban.

Jumlah ini juga lebih sedikit bila dibandingkan dengan  jumlah angka kematian pada hari sebelumnya, yakni 1.270 korban.

Dengan tambahan angka kematian 1.222 korban, maka jumlah pasien meninggal dunia akibat virus corona pada hari ini menjadi 117.588 korban.

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas