Tribun

Selama Juli 2021, Kemenpora - BNPT Latih 2.500 Agen Antiterorisme

Antisipasi pemuda jadi agen teroris, Kemenpora kerjasama dengan BNPT membina generasi muda menjadi agen anti radikalisme dan terorisme.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Theresia Felisiani
Selama Juli 2021, Kemenpora - BNPT Latih 2.500 Agen Antiterorisme
Istimewa
Deputi Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Mayjend TNI Hendri Paruhuman Lubis 

"Pemuda khususnya, harus memahami betul bahwa gerakan dakwah yang dilakukan oleh organisasi-organisasi radikal, tidak sepenuhnya dakwah, tapi lebih pada gerakan politik dengan memanfaatkan isu-isu agama, gerakan intoleran yang menganggap bahwa selain kelompoknya adalah salah," terang Nuruzzaman.

Baca juga: Kabar Baik, Ketum MUI Sudah Keluar dari RS, Kini Tinggal Pemulihan Usai Kecelakaan

Sementara itu, Deputi Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Mayjend TNI Hendri Paruhuman Lubis, mewaspadai penyebaran paham radikalisme lewat dunia maya di masa pandemi Corona.

Organisasi teroris disebut kerap memanfaatkan dunia maya sebagai ajang rekrutmen hingga penggalangan dana. 

"Saat pandemi ini, masyarakat diminta untuk tetap berada di rumah, maka sebagian besar waktunya akan berada di Dunia maya, ini yang menjadi perhatian kita semua agar tidak justru terpapar gerakan radikalisme, terutama generasi milenial yang tidak bisa lepas dari internet," ungkap Hendri.

Baca juga: Lelang Sepeda Lipat hingga Jaket Blusukan dengan Jokowi, Bima Arya Kumpulkan Uang Rp 53 Juta 

Sebagai informasi, pembinaan kader pemuda anti radikalisme hasil kerjasama Kemenpora dan BNPT berlangsung pada 5 - 9 Juli 2021 kemarin. Selama 4 hari pelaksanaannya, para pemuda dilatih via virtual soal wawasan kebangsaan serta anti paham radikalisme dan terorisme.

Kemenpora bahkan pada rentang bulan Juli 2021 sudah melatih 2.500 kader pemuda anti radikalisme yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Barat. 

"Ini untuk membentengi agar tidak mudah terpapar ajakan oknum - oknum yang mengarah pada gerakan melawan pemerintah yang sah," kata Asdep Peningkatan Wawasan Pemuda Kemenpora, Arifin Majid.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas