Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Banyak Pimpinan Parpol Puji Kinerja Jokowi Tangani Pandemi, Ini Reaksi Demokrat

Demokrat turut menyoroti sikap para pemimpin Partai Politik yang memuji kinerja Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani pandemi

Banyak Pimpinan Parpol Puji Kinerja Jokowi Tangani Pandemi, Ini Reaksi Demokrat
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowi Subianto (kedua kiri) memberi hormat kepada Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menko Maritim Luhut Panjaitan (ketiga kiri) usai mengadakan pertemuan di kediaman Prabowo Subianto, Bogor, Jawa Barat, Senin (31/10/2016). Pertemuan tertutup tersebut membahas berbagai macam persoalan, seperti masalah perekonomian, penegakan hukum, dan isu-isu yang tengah hangat saat ini. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrat turut menyoroti sikap para pemimpin Partai Politik yang memuji kinerja Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menangani pandemi Covid-19. 

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) sekaligus Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, hal ini dinilai masih terlalu dini, bahkan seharusnya pemerintah bisa mawas diri dan menahan diri.

"Tolonglah berempati dengan 130 ribu keluarga anak bangsa yang telah kehilangan sanak saudaranya karena pandemi. Ingat, tidak ada yang lebih bernilai dari nyawa manusia, seperti yang selalu Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, ingatkan," kata Herzaky dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/8/2021).

Lebih lanjut, Herzaky mengungkapkan, seharusnya pemerintah melakukan evaluasi atas segala yang telah dilakukan selama ini.

Baca juga: Prabowo Nilai Kepemimpinan Jokowi Dalam Tangani Pandemi Efektif: Saya Bangga Jadi Bagian Pemerintah

Tak hanya itu, Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) itu juga mengingatkan kepada pemerintah untuk sedianya menyiapkan mitigasi.

Hal itu dinilai perlu, agar kata dia, ada antisipasi jika ke depan terjadi serbuan dari varian baru virus penyebab pandemi ini.

"Janganlah mengulang kesalahan sama, seperti ketika di awal pandemi, maupun tatkala varian delta menyerbu negeri di Juni-Juli lalu. Pemerintah gelagapan dan kekacauan terjadi dimana-mana," kata Herzaky.

Di mana pada beberapa bulan lalu, kata dia terlihat ketidaksiapan Indonesia dalam menangani serbuan varian virus baru.

Baca juga: Zulhas Ingatkan Kader PAN Untuk Bantu Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19

Itu ditunjukkan dengan sulitnya masyarakat dalam mendapatkan oksigen, membeludaknya antrean pasien Covid-19 di seluruh rumah sakit rujukan hingga banyaknya masyarakat yang meninggal dunia.

"Kita semua tentunya ingin agar negeri ini terbebas dari pandemi. Kalaupun memang belum bisa terbebas segera, setidaknya tak ada lagi anak negeri ini yang mesti kehilangan nyawa karena pandemi," tuturnya.

Atas dasar itu kata Herzaky, perlu adanya kerja keras yang melibatkan masyarakat, terutama pemerintah. 

Dia meminta, agar sejatinya pemerintah fokus untuk memikirkan dan menempuh kebijakan yang benar-benar efektif, bukan sekedar menyelesaikan apa yang di depan mata, tapi menyisakan persoalan di kemudian hari.

"Rasio jumlah pasien positif Covid-19, rasio jumlah kematian, maupun jumlah penduduk yang divaksin, masih sangat jauh dibandingkan standar WHO, ataupun negara-negara tetangga. Terlalu dini untuk berpuas diri," tandasnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas