Tribun

Penanganan Covid

Alasan Sertifikat Vaksin Covid-19 Tak Perlu Dicetak, Ini Penjelasan Kominfo dan Kemenkes

Berikut ini alasan mengapa tidak perlu mencetak sertifikat vaksin Covid-19 secara fisik.

Penulis: Nuryanti
Editor: Tiara Shelavie
Alasan Sertifikat Vaksin Covid-19 Tak Perlu Dicetak, Ini Penjelasan Kominfo dan Kemenkes
Pedulilindungi.id
Contoh sertifikat vaksin Covid-19. Berikut ini alasan tidak perlu mencetak sertifikat vaksin Covid-19 secara fisik. 

Namun, untuk menjaga keamanan informasi pribadi, cukup menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: JIV Kembali Beroperasi, Warga Harus Menunjukkan Sertifikat Vaksin Melalui Peduli Lindungi

Baca juga: Sri Mulyani: Vaksinasi Turunkan Risiko Kematian Akibat Covid-19

Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi.
Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi. (KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyanto)

Berisiko Penyalahgunaan Data

Mencetak kartu vaksin menggunakan jasa cetak berisiko kebocoran data pribadi.

Hal ini karena bisa saja penyedia jasa menyalahgunakan data untuk dipakai pada berbagai hal negatif.

Contohnya, seperti mengakses pinjaman online hingga berbagai tindak kriminal lainnya.

Bagi masyarakat yang mencetak kartu vaksin dalam bentuk kartu harus hati-hati menjaganya agar tidak tercecer atau bahkan hilang.

Sebab, dalam kartu vaksin Covid-19 berisi informasi data diri penting.

Baca juga: 102.357 Penumpang Pesawat di Bandara AP II Terima Vaksin Covid-19

Baca juga: Mengenal Vaksin Sputnik V Buatan Rusia, Ini Manfaat dan Efek Sampingnya

Diketahui, sertifikat vaksin Covid-19 dapat diunduh melalui laman dan aplikasi PeduliLindungi, atau diakses melalui link SMS yang dikirim dari nomor 1199.

Jika tidak dicetak, masyarakat dapat menyimpan sertifikat di penyimpanan handphone atau komputer.

(Tribunnews.com/Nuryanti)

Berita lain terkait Sertifikat Vaksin

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas