Tribun

Virus Corona

Jangan Berpuas Diri Meski Penularan Covid-19 Turun, Kasus Agustus Masih 2 Kali Lipat dari Januari

Di luar semua indikator yang telah membaik namun angka kematian pada Agustus 2021 masih lebih tinggi dari Juli 2021.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Dewi Agustina
Jangan Berpuas Diri Meski Penularan Covid-19 Turun, Kasus Agustus Masih 2 Kali Lipat dari Januari
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Warga sedang menerima vaksin dari Nakes Pasar ikan Modern, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (2/9/2021). Pemberian vaksin Sinovac dan Astrazeneca sebanyak 3.500 dosis akan diberikan kepada masyarakat kampung nelayan dan warga pesisir selama tiga hari pada 2-4 September 2021. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

"Angka kematian Juli sebesar 34.394 sedangkan pada Agustus 2021 meningkat menjadi 37.330," imbuhnya.

Jika dilihat di tingkat provinsi, 23 dari 34 provinsi telah menunjukkan penurunan kasus pada bulan ke delapan tahun ini.

Sementara itu, 11 provinsi lagi mengalami peningkatan kasus di antaranya Aceh (52 persen), Sulawesi Tengah (111 persen), Gorontalo (57 persen), Kalimantan Selatan (47 persen), Sumatera Utara (44 persen), Kalimantan Utara (24 persen), dan Bali (15 persen).

Mengingat masih tingginya kasus penularan, Wiku mengingatkan masyarakat harus tetap waspada.

"Kita semua tentunya berharap pelonggaran aktivitas sosial ekonomi yang dilakukan sekarang ini bisa berjalan aman dan baik," ucap Wiku.

Satgas Covid-19 berfokus menurunkan risiko kematian dengan mengoptimalkan penyediaan rumah sakit, ketersediaan alat medis di tempat rujukan, tempat isolasi terpusat, dan memaksimalkan fungsi posko satgas di level kelurahan

Ia menegaskan, pelonggaran aktivitas masyarakat di ruang publik memerlukan peran Satuan Tugas Protokol Kesehatan.

Baca juga: Dampak Pandemi Covid-19, Hotel dan Mal Banyak Dijual

"Satgas Protokol dibentuk sesuai Surat Edaran No 19 Tahun 2021. Peran utama dari satgas ini adalah membantu mengurangi laju penularan Covid-19 di fasilitas publik," ucap Wiku.

Ia menuturkan Satgas Prokes melakukan penegakan secara persuasif dengan mengajak masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

Kata Wiku, Satgas Prokes dibentuk pada sebelas kelompok aktivitas masyarakat yaitu aktivitas ekonomi dan belanja, hiburan dan olahraga, penyediaan akomodasi, pelayanan kesehatan, transportasi, kerja, pendidikan, sosial, penegakan hukum, energi dan lingkungan, dan keagamaan.

Untuk menunjang pelaksanaannya, Satgas Prokes melibatkan pengelola/petugas pada fasilitas publik, asosiasi atau ikatan pengelola fasilitas publik, dan Satgas Covid-19 Daerah (Duta Perubahan Perilaku atau Relawan) sebagai unsur pelaksana dan menjalankan tiga fungsi, yakni pencegahan, pembinaan, dan pendukung.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas