Tribun

Pelecehan dan Bullying di Kantor

Terduga Korban Pelecehan dan Perundungan di Kantor KPI Ganti Kuasa Hukum, Ini Alasannya

MS menunjuk Mehbob dkk sebagai kuasa hukumnya yang baru. Sebelumnya MS didampingi Okto Halawa atau Rogate Oktoberius Halawa.

Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Willem Jonata
Terduga Korban Pelecehan dan Perundungan di Kantor KPI Ganti Kuasa Hukum, Ini Alasannya
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Gedung Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang berlokasi di Jalan. Ir. H Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (2/9/2021). 

"Tunggu satu dua hari ini, kami lagi mempelajari dulu apa yang kami akan lakukan, karena kami akan menggali dulu keterangan dari MS," tutur Mehbob.

Penunjukkan Mehbob sebagai kuasa hukum terduga korban MS ini menggantikan kuasa hukum sebelumnya yakni Okto Halawa atau Rogate Oktoberius Halawa.

Hal itu diketahui berdasarkan surat pencabutan kuasa yang ditandatangani langsung oleh terduga korban MS tertanggal 3 September 2021. 

“Dengan pencabutan kuasa tersebut, maka mulai hari ini dan seterusnya saudara Rogate Oktoberius Halawa S.H dan Krisnadi Bremi S.H yang bergabung di Law Firm Rogate Oktoberius Halawa, SH dan Partner, tidak lagi berkedudukan sebagai pihak yang bertindak untuk dan atas nama saya MS dalam seluruh pemberian kuasa yang diberikan. Karena perkara telah diambil oleh keluarga saya,” isi surat tersebut seperti yang diterima dan dikutip Tribunnews.com, Jumat (3/9/2021).

Seperti diketahui, Okto Halawa atau Rogate Oktoberius Halawa S.H merupakan kuasa hukum MS yang ditunjuk oleh pihak kepolisian. 

Hal itu diungkapkan oleh Muhammad Mu'alimin yang merupakan pendamping sekaligus kuasa hukum MS.  

Kepada Mualimin, MS mengatakan hal itu pada Rabu (1/9/2021) malam, seusai siaran rilisnya beredar di berbagai media.

"Itu (Okto Halawa) yang dibawa polisi dan disodorkan pada MS," tandas Mu'alimin.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas