Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Menko PMK Nilai Pendakwah Perlu Kuasai IT untuk Hadapi Tantangan Zaman

Muhadjir Effendy mengatakan para pendakwah atau dai memiliki peranan penting dalam mewujudkan perdamaian bangsa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
zoom-in Menko PMK Nilai Pendakwah Perlu Kuasai IT untuk Hadapi Tantangan Zaman
ist
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan para pendakwah atau dai memiliki peranan penting dalam mewujudkan perdamaian bangsa.

Menurutnya, dai harus proaktif terhadap perubahan yang terjadi termasuk dalam konsep berdakwah.

"Seiring perkembangan iptek terutama teknologi informasi, medan dakwah kita semakin kompleks dan terjal. Tentu saja banyak piranti atau bekal yang diperlukan, salah satu yang harus dikuasai oleh mubaligh era sekarang adalah penguasaan dalam bidang IT," ujar Muhadjir melalui keterangan tertulis, Senin (6/9/2021).

Baca juga: Peringatan Tahun Baru Islam 1443 H, Media Dakwah Dinilai Perlu Tangkal Radikalisme

Medan dakwah yang sekarang ini tidak kalah rumit yang harus dihadapi oleh para dai, kata Muhadjir, adalah medan virtual atau dunia maya.

Menurutnya, yang namanya konflik saat ini lebih bersifat asimetris.

Baca juga: Menko PMK: Kasus Tuberkulosis di Indonesia Seperti Gunung Es

"Sekarang untuk berkonflik bukan lagi menghitung kekuatan-kekuatan yang sifatnya fisikal tetapi justru kekuatan-kekuatan yang berbasis pengetahuan, berbasis teknologi terutama teknologi IT," tutur Muhadjir.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (Kompas TV)
Rekomendasi Untuk Anda

Piranti IT yang harus dikuasai oleh para dai antara lain tentang virtual reality, kemampuan memperagakan reality dan mengoperasikan internet.

Selain itu, menurut Muhadjir, para dai harus mampu memproduksi konten-konten di berbagai platform media sosial dan media online.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas