Tribun

Penanganan Covid

Banyak Provinsi Belum Update Status Kasus, Kemenkes: Terhambat Prosedur Administrasi yang Panjang

Jubir vaksinasi Kemenkes, Siti menyebut masih banyak provinsi yang belum memperbaharui status kasusnya karena kenkendala panjangnya administrasi

Penulis: Galuh Widya Wardani
Editor: Daryono
Banyak Provinsi Belum Update Status Kasus, Kemenkes: Terhambat Prosedur Administrasi yang Panjang
Youtube Sekretariat Presiden
Juru Bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi Menyebut Masih Banyak Provinsi yang belum memperbaharui status kasusnya 

"Belum lagi adanya keterbatasan dari para tenaga kesehatan yang tidak bisa langsung menginput pelaporan data kematian karena tingginya beban kerja dalam menangani kasus Covid-19 yang tinggi pada saat itu," terang Siti.

Apabila dihitung, presentase kasus yang belum diperbaharui statusnya lebih dari 21 hari yakni sebanyak 25,9 persen dari total kasus aktif yang tercatat.

"25,9 persen dari total kasus aktif yang tercatat adalah kasus yang belum diperbaharui statusnya lebih dari 21 hari," ujar Siti.

Baca juga: Politikus PKS Nilai Klaim Pemerintah Sukses Tangani Covid-19 Berlebihan 

Terkait hal itu, Siti mengatakan saat ini Kementerian Kesehatan terus melakukan evaluasi.

Ini dilakukan supaya kedepannya rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya dapat langsung melaporkan data kematian kepada Kementerian Kesehatan.

Sehingga keterlambatan pelaporan data kematian ini dapat diminimalisir.

Menurut data yang dikabarkan Siti, satu di antara wilayah yang mengalami keterlambatan pelaporan kasus kematian adalah Provinsi Jawa Tengah.

(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas