Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jelang Hari Santri Nasional, PBNU: Momentum Pesantren Hadapi Perubahan Zaman

Gus Rozin, mengatakan hari santri harus diisi dengan kegiatan yang subsantif atau yang sifatnya memberdayakan para santri.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Jelang Hari Santri Nasional, PBNU: Momentum Pesantren Hadapi Perubahan Zaman
SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
SHOLAT ISTISQO - Ratusan siswa SD Muhammadiyah 6 Gadung, Surabaya mengikuti Sholat Istisqo' (minta hujan) di halaman sekolah, Selasa (22/10). Kegiatan yang digelar memperingati Hari Santri itu juga karena keprihatinan musim kemarau yang panjang hingga suhu udara di Surabaya mencapai 37 derajat celcius. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Abdul Ghaffar Rozin berharap, Hari Santri Nasional (HSN) tahun ke-3 disambut dengan gegap gempita.

Pria yang akrap disapa Gus Rozin tersebut, mengatakan hari santri harus diisi dengan kegiatan yang substantif atau yang sifatnya memberdayakan para santri.

Baca juga: Kemenag Verifikasi 220 Proposal Bantuan Pesantren Wilayah Perbatasan

Di tengah perkembangan zaman yang begitu pesat ini, ucap Gus Rozin, pesantren diharapkan bisa memanfaatkan teknologi informasi secara baik dengan tetap menjaga tradisi dan kaidah-kaidah yang ada di pesantren.

"Pesantren harus siap menghadapi kebiasaan baru akibat disrupsi teknologi. Pesantren harus mampu menjadi Lembaga Pendidikan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi informasi secara baik dengan tetap menjaga tradisi dan kaidah-kaidah yang sudah ada di pesantren," ujarnya dalam keterangan, Kamis (9/9/2021).

Saat pandemi Covid-19 ini, kata dia, RMI NU sudah sekuat tenaga melakukan pendampingan, imbauan, hingga turun langsung ke lapangan langsung melalui Satgas Covid RMI NU, agar pesantren tangguh dalam menghadapi wabah.

Gus Rozin mengatakan pesantren terus berbenah dan berdapatasi cepat menghadapi metode pembelajaran dengan protokol kesehatan.

Baca juga: Jelang Hari Santri, PKB Minta Pemerintah Segera Realisasikan Dana Abadi Pesantren

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan memanfaatkan teknologi informasi, metode pembelajaran tetap menjaga tradisi dan kaidah-kaidah yang sudah ada di pesantren.

"Momentum Hari Santri 2021 ini merupakan waktu yang tepat dalam membakar semangat santri dan pesantren untuk tumbuh dan siap menghadapi perubahan zaman yang sangat cepat," ujarnya.

Jelang HSN, Logo Hari Santri 2021 telah resmi diluncurkan berdasarkan hasil dari sayembara yang diikuti oleh 250 talenta desain dari kalangan santri.

Baca juga: Kemenag Terbitkan Panduan PTM Terbatas untuk Madrasah dan Pesantren

Melambangkan air jernih yang memberikan kesejukan dan kesegaran, diharapkan menjadi sumber kekuatan bagi kehidupan baik dalam konteks sebagai pribadi, warga negara maupun bangsa.

Santri harus mengabdi kepada orang tua, guru dan juga ikut andil dalam menjaga NKRI. Adapun tagline Hari Santri 2021 mengusung tema 'Bertumbuh, Berdaya, Berkarya,'.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas