Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pemindahan Ibu Kota Negara

Presiden: Proyek Ibu Kota Baru Tetap Berjalan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima perwakilan para ketua asosiasi di bidang ekonomi dan bisnis di Istana Negara

Presiden: Proyek Ibu Kota Baru Tetap Berjalan
Foto Setkab
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi Ibu Kota Negara Baru tepatnya meninjau Klaster Pemerintahan (titik nol), di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019) siang. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima perwakilan para ketua asosiasi di bidang ekonomi dan bisnis di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, (8/9/2021).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dalam pertemuan tersebut Presiden menyinggung mengenai proyek pemindahan ibu kota baru, yang akan terus dilanjutkan.

"Disampaikan oleh Bapak Presiden terkait dengan pembangunan ibukota baru yang perencanannya akan terus dilaksanakan," kata Airlangga kepada wartawan usai pertamuan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Baca juga: Temui Warga Penajam Paser Utara, LaNyalla Datangi Titik Nol Ibu Kota Negara

Meskipun demikian kata Airlangga pemindahan ibu kota baru membutuhkan waktu yang panjang. Kurang lebih membutuhkan waktu 20 tahun untuk memindahkan ibu kota baru dari Jakarta ke Penajam Paser Utara.

"Pengembangan ini akan dilakukan dalam 15 tahun (sampai) 20 tahun ke depan," katanya.

Selain masalah ibu kota baru, dalam pertemuan tersebut Presiden menyampaikan mengenai situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia. Presiden menekankan bahwa meskipun kasus aktif virus Covid-19 sudah menurun di angka 10.000 per hari, namun kewaspadaan tetap perlu dijaga. Pasalnya Pandemi hingga kini belum berakhir.

"Tentu langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah ini untuk terus dijaga bahwa pandemi covid belum berakhir dan diminta agar seluruh masyarakat untuk terus waspada," kata Airlangga.

Pengendalian Covid-19 kata Presiden harus terus dijaga. Pasalnya kondisi Pandemi sangat berpengaruh terhadap perekonomian. Apabila kasus Covid-19melonjak maka ekonomi nasional akan anjlok.

Baca juga: Survei Penajaman Pemetaan Geologi Ke PJT II Dilakukan Inuki dan Wika Beton

"Diminta kepada pemimpin-pemimpim perusahaan, para CEO para asosiasi, dan KADIN untuk juga mengingatkan bahwa ini harus dijaga terus karena PE (pertumbuhan ekonomi) itu berbanding terbalik dengan penanganan covid," pungkas Airlangga.

Adapun para pengusaha yang hadir terdiri dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), hingga Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI).

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas