Tribun

Data Pengguna eHac Bocor

Tak Ditemukan Kebocoran, Kemenkes Pastikan Data Pengguna eHAC Aman dan Terintegrasi PeduliLindungi

Hasil penyelidikan kepolisian tidak ditemukan kebocoran data pengguna aplikasi elektronik Health Alert Card (eHAC).

Penulis: Nuryanti
Editor: Whiesa Daniswara
Tak Ditemukan Kebocoran, Kemenkes Pastikan Data Pengguna eHAC Aman dan Terintegrasi PeduliLindungi
Tribunnews/fin
Aplikasi eHAC Indonesia di Google Play Store. Hasil penyelidikan kepolisian tidak ditemukan kebocoran data pengguna aplikasi elektronik Health Alert Card (eHAC). 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan hasil penyelidikan kepolisian tidak ditemukan kebocoran data pengguna aplikasi elektronik Health Alert Card (eHAC).

Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes, Anas Maruf, menyebut data masyarakat yang ada dalam sistem eHAC tidak bocor dan dalam perlindungan.

Selain itu, polisi juga tidak menemukan upaya pengambilan data dari server eHAC.

Setelah dipastikan tidak ditemukan adanya pengambilan data pengguna eHAC, maka bantuan penyelidikan oleh Siber Polri dihentikan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, data pengguna eHAC tetap aman dan saat ini sudah terintegrasi dalam aplikasi PeduliLindungi,” ujarnya di Jakarta, Kamis (9/9/2021), dikutip dari keterangan di laman Kemenkes.

Baca juga: APPBI Klaim Semua Mal Jawa-Bali Sudah Pakai Aplikasi PeduliLindungi untuk Saring Pengunjung

Baca juga: Kominfo: Pengguna Aplikasi PeduliLindungi Hampir Tembus 40 Juta

Masyarakat lalu diimbau untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Platform PeduliLindungi tersimpan di pusat data nasional dan dilakukan oleh BSSN, yaitu IT Security Assessment.

Diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, Bareskrim Polri telah memberhentikan pengusutan perkara dugaan kebocoran 1,3 juta data di dalam aplikasi eHAC.

Keputusan tersebut setelah penyidik melakukan penyelidikan beberapa pekan terakhir.

"Penyelidikan tidak diteruskan," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono kepada wartawan, Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Banyak Provinsi Belum Update Status Kasus, Kemenkes: Terhambat Prosedur Administrasi yang Panjang

Baca juga: Kemenkes: Pelajar Tak Perlu Syarat Vaksinasi untuk PTM, yang Wajib Vaksin Guru dan Tenaga Pendidik 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas