Tribun

Ali Kalora Tewas Tertembak

Ali Kalora Tewas, Mahfud MD Harap Masyarakat Tenang: Nanti Diperlihatkan Buktinya Oleh Aparat

Mahfud MD meminta masyarakat tetap tenang terkait tewasnya pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Anita K Wardhani
Ali Kalora Tewas, Mahfud MD Harap Masyarakat Tenang: Nanti Diperlihatkan Buktinya Oleh Aparat
Tangkapan Layar Kanal Youtube Kemenko Polhukam RI
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD. Ali Kalora Tewas, Mahfud MD Harap Masyarakat Tenang: Nanti Diperlihatkan Buktinya Oleh Aparat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta masyarakat tetap tenang terkait tewasnya pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora.

Ia mengatakan aparat akan mengumumkannya secara resmi dan memperlihatkan buktinya.

Mahfud mengatakan telah memegang bukti gambar terkait tewasnya Ali Kalora.

Baca juga: Jejak Teror MIT Poso Sebelum Ali Kalora Tewas Tertembak

Baca juga: Selain Ali Kalora, Teroris Poso Lainnya Jaka Ramadhan Juga Tewas Tertembak

Namun ia enggan untuk menyampaikannya ke publik.

"Nanti diumumkan resmi dan diperlihatkan buktinya oleh aparat," kata Mahfud melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd, pada Sabtu (18/9/2021).

Foto Anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur ( MIT) pimpinan Ali Kalora.
Foto Anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur ( MIT) pimpinan Ali Kalora. (Foto Istimewa via Tribun Palu)

Baca juga: BREAKING NEWS: Bertahun-tahun Diburu Aparat, Panglima Teroris Poso Ali Kalora Tewas Tertembak

Sebelumnya Mahfud menggambarkan Ali Kalora sebagai sosok buronan yang sadis karena kerap menyembelih warga di Sulawesi Tengah.

Ia mengatakan, kini Ali Kalora telah tewas ditembak mati Densus 88 Antiteror bersama seorang anak buahnya.

"Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora yang pernah menggegerkan karena menyembelih banyak warga dengan sadis di Sulteng, setelah buron hampir setahun, hari ini ditembak mati oleh Densus AT/88. Ia ditembak bersama seorang anak buahnya yang bernama Ikrimah. Masyarakat harap tenang," kata Mahfud.

Profil Ali Kalora, pentolan teroris MIT Poso yang dikabarkan ditembak mati
Profil Ali Kalora, pentolan teroris MIT Poso yang dikabarkan ditembak mati (kolase tribunnews/TribunPalu)

Ali Kalora Tertembak Bersama MIT Poso Lainnya

Kabar Pemimpin kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso Ali Kalora tewas tertembak, Sabtu (18/9/2021) pukul 18.00 WITA mengingatkan pada aksi-aksi terornya.

Ali Kalora diketahui tewas bersama anggota MIT Poso lainnya bernama Jaka Rhamdan alias Ikrima alias Rama.

Tewasnya pentolan MIT Poso ini terjadi saat terlibat kontak tembak dengan personel Satgas Madago Raya di daerah Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Informasi dihimpun TribunPalu.com, TKP berada kurang lebih 5 km dari TKP Buana Sari, lokasi tewasnya anggota MIT Poso bernama Abu Alim.

Di TKP, aparat menemukan barang bukti berupa satu pucuk senjata api (senpi) laras panjang jenis M16, satu bom tarik, 1 bom bakar dan sejumlah perlengkapan lainnya.

Kelompok MIT Poso kerap beraksi di tiga wilayah, yakni Kabupaten Poso, Sigi dan Parigi Moutong.

Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT. ( Kolase Kompas TV dan Wikipedia).
Ali Kalora, Pimpinan Kelompok Separatis MIT. ( Kolase Kompas TV dan Wikipedia). (Via Surya)

Aksi Teror MIT Poso di Awal Pandemi
Aksi teror MIT Poso di awal-awal pandemi dimulai saat Ali Kalora Cs diduga sebagai pelaku pembunuhan seorang petani bernama Daeng Tapo, Rabu (8/4/2020).

Korban tewas dibunuh saat berada di perkebunan Maitangi, Dusun Sipatuo, Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso.

Sebelum ditemukan tewas, Daeng Tapo dilaporkan hilang sejak Sabtu (4/4/2020).

Dua pekan kemudian, kelompok MIT kembali diduga menjadi otak kasus penembakan terhadap dua anggota polisi di Kabupaten Poso.

Dua personel polisi diserang saat sedang berjaga di Bank Syariah Mandiri Jl Pulau Irian Jaya, Poso Kota, Rabu (15/4/2020) pagi.

Akibat insiden itu, seorang polisi mengalami luka tembak dan harus dilarikan ke RSUD Poso.

Selang empat hari dari aksi penyerangan tersebut, warga Poso kembali dibuat geger.

Ali Kalora Cs diduga membunuh seorang petani warga Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Minggu (19/4/2020).

Korban bernama Ambo Ajeng alias Papa Angga tewas dengan luka benda tajam di bagian leher dan tubuh lainnya.

Sebelum dibunuh, Papa Ajeng diculik saat sedang beristirahat di pondok kebunnya di wilayah KM 09 Gunung Desa Kawende, Kecamatan Poso Pesisir Utara.

Masih di wilayah Poso, Ali Kalora Cs kembali berulah dengan membunuh seorang warga di Desa Sangginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan.

Awalnya, kelompok MIT mencegat dua petani saat hendak ke kebun di wilayah Pegunungan Tahiti, Desa Sangginora, Sabtu (8/8/2020) pukul 17.30 Wita.

Namun satu di antaranya berhasil melarikan diri dan seorang lainnya bernama Agus Balumba tewas dengan luka senjata tajam.

Di malam harinya, kelompok MIT pimpinan Ali Kalora kembali beraksi.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas